Perinus siap jadikan Kabupaten Bacan jadi lumbung ikan nasional

Perinus siap jadikan Kabupaten Bacan jadi lumbung ikan nasional

Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero), M Yana Aditya memberikan keterangan persnya usai ekspor perdana 50 ton ikan cakalang beku dari Bacan ke Jepang pada Jumat (8/11) (Abdul Fatah)

Ternate (ANTARA) - PT Perikanan Nusantara (Perinus) Persero siap memperluas pasar ekspor ikan melalui peningkatan kerja sama dengan Pemprov Maluku Utara dan Pemkab Halmahera Selatan termasuk dengan sejumlah negara untuk mengekspor berbagai jenis ikan dari Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut) untuk menjadikan kawasan ini menjadi lumbung ikan nasional.

"Potensi menjadikan wilayah ini menjadi  Lumbung Ikan Nasional (LIN) sangat tinggi, terbukti ekspor yang sudah mulai dilakukan ke berbagai negara,"  kata Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero), M Yana Aditya usai ekspor perdana 50 ton ikan cakalang beku dari Bacan ke Jepang, Sabtu.

Yana menyatakan, potensi perikanan terbesar di Indonesia Timur, salah satunya berada di Pulau Bacan. Perinus sendiri dalam sebulan ini sudah mengirimkan sekitar 150 ton ikan, sebanyak 100 ton antar pulau, dan 50 ton ekspor.
 
Petugas Bea dan Cukai menempel label ekspor perdana 50 ton ikan cakalang beku dari Bacan ke Negara Jepang (Abdul Fatah)
 

Ragam jenis ikan di Pulau Bacan seperti ikan tuna, cakalang dan tongkol. Perinus sendiri telah mengekspor gurita ke perusahaan Jepang Ajirushi Inc dengan nilai 169,5 ribu dolar AS dalam bentuk beku atau "frozen octopus". Selain Jepang, Perinus juga menjalin kerja sama dengan beberapa negara di antaranya Singapura, Malaysia, China, Thailand, Vietnam, Filipina dan Amerika Serikat.

Dalam operasionalnya, Perinus menyesuaikan mekanisme pasar untuk mendukung pendapatan asli daerah (PAD) dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.

BUMN ini berupaya membangkitkan sektor perikanan di Malut, sesuai harapan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba dan Bupati Halsel Bahrain Kasuba akan mendukung pengembangan ekonomi bagi nelayan di daerah ini.

Pada kesempatan itu, ekspor perdana itu dikirim 50 ton atau tiga kontainer dengan ukuran 20 feet senilai 72.000 dollar ke Jepang, selain juga pengiriman 100 ton ikan cakalang ke Surabaya, Jawa Timur .

Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba mengatakan, kehadiran PT Perikanan Nusantara (Perinus) kurang Iebih empal tahun di Halsel, diharapkan bisa  mengangkat kembali kejayaan di sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor unggulan dalam mensejahterakan para nelayan di kabupaten Halmahera selatan.

"Kehadiran Perikanan Nusantara di Kabupaten Halsel diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nelayan. Ekspor perdana ini dapat menjadi penyemangat dan kehidupan baru bagi nelayan di sini," kata Bupati.

Baca juga: PT Perikanan Nusantara ekspor 50 ton ikan cakalang ke Jepang
Baca juga: Menteri Rini lepas ekspor produk perikanan Perindo-Perinus

 

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden cermati hilirisasi Industri mineralĀ 

Komentar