Penelitian Penting Bawa Era Baru dalam Pengobatan Jantung Anjing

dan Umur yang Lebih Lama Bagi Anjing - Kajian Global QUEST Mengungkapkan Anjing Pengidap Gagal Jantung Kongestif Memperoleh Hasil Kelangsungan Hidup yang Sangat Baik Dengan Vetmedin(R) (pimobendan) INGELHEIM, 4 September (ANTARA/PRNewswire-AsiaNet) -- Para dokter hewan dan pemilik anjing hari ini menyambut penelitian baru yang menjanjikan hidup bahagia yang lebih lama bagi jutaan pemilik anjing dan hewan peliharaan mereka. Kajian selama tiga tahun ini memperlihatkan bahwa anjing penderita gagal jantung yang paling sering rata-rata hidup 91% (267 hari vs. 140 hari) apabila diobati dengan produk Vetmedin(R) (pimobendan) dibandingkan dengan opsi pengobatan lain yang biasanya(1). Untuk melihat Siaran Pers Multimedia, kunjungi: http://www.prnewswire.com/mnr/boehringeringelheim/34774/ Hasil-hasil kajian QUEST (Mutu Kehidupan dan Perpanjangan Waktu Kelangsungan Hidup), yang dimuat dalam terbitan terkini Jurnal Kedokteran Internal Hewan, menandai peristiwa penting dalam kesehatan jantung anjing. Para pakar melaporkan bahwa 25% dari semua anjing berukuran kecil sampai menengah berumur di atas tujuh tahun kemungkinan menderita penyakit jantung pada tahap tertentu dalam hidupnya(2), dan 75% dari kasus itu disebabkan oleh penyakit katup mitral myxomatous (MMVD)(3), yang kadangkala dikenal sebagai "ketidak-cukupan katup" atau "endokardiosis". Adrian Boswood dari Royal Veterinary College, London, Spesialis Jantung Hewan sekaligus kepala peneliti kajian tersebut, menjelaskan bahwa ujicoba independen QUEST akan menyelidiki dampak atas kelangsungan hidup dengan obat Vetmedin(R) lawan pengobatan lain saat ini, benazepril hidroklorida, yang merupakan zat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE). "Dengan QUEST memperlihatkan bahwa anjing yang diobati dengan Vetmedin(R) rata-rata hidup hampir dua kali lipat anjing yang diobati dengan benazepril (1), kini saatnya bagi kami sebagai ahli jantung hewan dan dokter hewan yang berpraktek untuk melihat kembali bagaimana kami merawat pasien yang menderita penyakit parah ini." Dr. Michael O'Grady dari Ontario Veterinary College, Universitas Guelph, yang merupakan sejawat kepala peneliti menambahkan, "Kajian QUEST memberi bukti penting bahwa anjing pengidap gagal jantung yang paling sering seyogyanya mendapat Vetmedin(R) sebagai bagian penting dari cara pengobatan mereka." QUEST adalah kajian internasional terbesar yang meneliti pengobatan gagal jantung kongestif (CHF) yang disebabkan oleh MMVD, dengan 260 anjing diteliti di 11 negara di tiga benua, selama tiga tahun. Kajian ini dilakukan oleh tim beranggotakan 32 ahli jantung hewan independen antara lain dari Australia, Kanada, Perancis, Jerman dan Inggris. CHF yang disebabkan MMVD paling sering menyerang anjing berukuran kecil yang sudah tua, termasuk Spaniel Cavalier King Charles, Pudel, Chihuahua dan Dachshund.(3) Gejala gagal jantung ini yang seyogyanya diwaspadai para pemilik anjing termasuk batuk, kurang mampu berolahraga, cemas dan gelisah di waktu malam, serta nafas tersengal-sengal.(3) Jika gejala ini timbul, para pemilik anjing harus segera membawa hewan peliharaan mereka ke dokter hewan untuk diperiksa dan diobati. "Pemilik anjing seyogyanya didorong oleh hasil-hasil kajian QUEST, karena ia memperlihatkan opsi pengobatan yang penting untuk memperpanjang umur anjing apabila ia mengidap penyakit jantung yang sering, menyusahkan dan membahayakan jiwa ini," ujar Jens Haggstrom, Gurubesar Kedokteran Internal Hewan, Universitas Uppsala dan kepala peneliti lain dalam ujicoba ini. Pemilik sekarang mendapat informasi baru menyangkut kesempatan terbaik menikmati waktu selama mungkin bersama anjing mereka yang menderita gagal jantung yang paling sering tersebut. "Dengan begitu pentingnya anjing untuk keluarga kami, kami sebagai pemilik hendaknya melakukan apa yang kami bisa untuk memastikan hewan peliharaan mendapat pengobatan terefektif," ucap Sally Copland, pemilik Fern, seekor anjing Spaniel King Charles berumur delapan tahun yang tengah diobati dengan Vetmedin(R). "Kami tak menginginkan hewan peliharaan kami mati dengan sia-sia," tambahnya. Hasil-hasil lengkap kajian QUEST, yang memberi bukti kuat tentang pentingnya menggunakan Vetmedin, dimuat dalam terbitan September/Oktober 2008 Jurnal Kedokteran Internal Hewan. Untuk keterangan tambahan mengenai kajian QUEST dan CHF akibat MMVD, silakan kunjungi http://www.questtrial.com Boehringer Ingelheim Boehringer Ingelheim Animal Health dan Boehringer Ingelheim Vetmedica milik kelompok usaha Boehringer Ingelheim. Kelompok Boehringer Ingelheim salah satu dari 20 perusahaan obat terkemuka dunia. Berkantor pusat di Ingelheim, Jerman, ia beroperasi di seluruh dunia dengan 135 afiliasi di 47 negara dan 39.800 karyawan. Sejak didirikan pada 1885, perusahaan milik keluarga ini telah bertekad meneliti, mengembangkan, membuat dan memasarkan produk-produk baru yang bernilai obat tinggi untuk kesehatan manusia dan hewan. Pada 2007, Boehringer Ingelheim membukukan penjualan bersih sebesar hampir 11 miliar euro sambil membelanjakan seperlima dari penjualan bersih dalam segmen usaha terbesarnya, yakni Obat-obatan Resep, pada penelitian dan pengembangan. Usaha kesehatan hewan dilakukan di lebih dari 20 negara termasuk AS, Kanada, Perancis, Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, Meksiko, negara-negara Nordik Jepang dan China. Sejak 1955, Boehringer Ingelheim Animal Health menyumbangkan cukup pasokan makanan yang aman dan bergizi serta meningkatkan keuntungan emosional dan fisik dari ikatan antara manusia dan hewan. Untuk keterangan tambahan, silakan kunjungi http://www.boehringer-ingelheim.com Kontak Philip Sheldon Red Door Communications Telepon: +44-208-392-8093 Email: psheldon@rdcomms.com Rikki Jones Red Door Communications Telepon: +44-208-392-8062 Email: rjones@rdcomms.com Julia Meyer-Kleinmann Kepala Ilmu Pengetahuan dan Komunikasi Teknologi Boehringer Ingelheim GmbH 55216 Ingelheim/Germany Telepon: +49-6132-77-8271 Fax: +49-6132-77 7077 E-mail: press@boehringeringelheim.com Pakar jantung hewan di negara-negara ini bersedia berkomentar. Untuk informasi khusus di negara, silakan hubungi: Australia / Selandia Baru Angela Hinchley Spinifex Communications +61(02)9954-4051 angela.hinchley@spinifexcommunications.com.au Kanada Cristiane Doherty Delta Media Inc. +1-613-233-9191 Cristiane@DeltaMedia.ca Perancis Dominique Kerforn i&e Consultants +33(0)1-56-03-12-75 dkerforn@i-e.fr Jerman Pers dokter hewan: Deiter Wense Presseburo Vennebusch +49(0)53-61-88-83-00 vdwense@inpunctodesign.de Pers konsumen: Petra von der Lage MasterMedia +49(0)40-50-71-13-44 vonderlage@mastermedia.de Inggris Danny Stepto Red Door Communications +44(0)20-8392-8040 dstepto@rdcomms.com AS Illinois Blasdel Blasdel Cleaver Schwalbe Communications, LLC Illinois@bcsthinktank.com +1-816-474-3166 Rujukan (1) Haggstrom J, Boswood A, O'Grady M et al. Efek Pimobendan atau Benazepril Hydrochloride atas Waktu Kelangsungan Hidup Anjing Pengidap Gagal Jantung Kongestif Akibat Penyakit Katup Mitral Myxomatous yang Terjadi Secara Alami: Kajian QUEST. J Vet Intern Med. 2008;22(5). (2) Evans T, Johnson C, Wernham J. Wawasan Kardiovaskular: Kajian global prospek kategori. Wood Mackenzie. Juli 2007. (3) Haggstrom J, Kvart C dan Pedersen H. "Mengidap penyakit jantung berkatup" dalam Ettinger SJ, Feldman EC (eds). Buku teks kedokteran internal hewan: penyakit anjing dan kucing. 2005 (edisi keenam). Sumber: Boehringer Ingelheim Animal Health

Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2008

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar