Panitia akan umumkan 12 finalis lomba foto satwa IAPC 2019

Panitia akan umumkan 12 finalis lomba foto satwa IAPC 2019

Puncak acara lomba foto satwa IAPC 2019 di Royal Safari Garden, Cisarua, Bogor, Sabtu (9/11/2019). ANTARA/Riza Harahap

lomba foto satwa IAPC 2019, sudah dimulai sejak 27 Juli
Bogor (ANTARA) - Sebanyak 12 orang fotografer terpilih menjadi finalis lomba foto satwa "International Animal Photo Competition (IAPC) 2019 akan juaranya akan diumumkan pada puncak acara di Royal Safari Garden Cisarua Bogor, Sabtu.

Ketua Panitia IAPC 2019, Hans Manansang, yang juga Deputi Direktur Taman Safari Indonesia (TSI) Grup mengatakan, 12 finalis tersebut, adalah hasil seleksi dari sekitar 16.000 karya foto yang diikutsertakan oleh sekitar 1.500 peserta dalam dua kategori, yakni kategori umum dan kategori TSI.

Hans menjelaskan, kategori umum adalah foto satwa yang diambil dari berbagai lokasi di seluruh Indonesia, sedangkan kategori TSI adalah foto satwa yang diambil dari lokasi TSI Grup yakni di Cisarua Bogor, di Prigen Jawa Timur, dan Bali.

"Lomba foto satwa IAPC 2019, sudah dimulai sejak 27 Juli dan puncaknya pada Awarding Day pada hari ini," katanya.

Dari 12 foto finalis yang terbagi dalam dua kategori, masing-masing akan dipilih dan diumumkan sebagai juara pertama, kedua, ketiga, maupun juara harapan pertama, kedua, dan ketiga.

Baca juga: Taman Safari siapkan puncak acara lomba foto satwa IAPC 2019 di Bogor
Baca juga: Taman Safari Indonesia kampanyekan konservasi lewat lomba foto satwa


Sebanyak 12 finalis yang akan diumumkan sebagai juara, menurut dia, akan menerima hadiah dengan total Rp45 juta serta produk dari Canon.

Sebanyak 12 finalis, meliputi enam finalis kategori TSI yakni, 1. Narsiskus Teddy, 2. Gede Putu Agus Sunantara, 3. Aprison, 4. Agung Aji Nugraha, 5. Adhitiya Wibhawa, dan 6. Antonyus Bunjamin.

Kemudian, enam finalis kategori umum adalah, 1. Andi Abdul Halil, 2. Elizabeth Jenny Taner, 3. Phan Jimmy Theophilus, 4. Rendra D Kurnia, 5. Sardo Michael, dan 6. Evelyn Liem.

Panitia IAPC 2019, juga menyelenggarakan lomba foto "on the spot" yakni foto spontan pada puncak acara, di lokasi Royal Safari Garden, yang hasil fotonya diserahkan ke panitia pada hari itu juga dan hasilnya setelah dinilai akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman pemenang lomba foto IAPC 2019 kategori umum dan kategori khusus.

Lomba foto "on the spot" ini diikuti sekitar 300 orang, dan pilihan fotonya dibagi dalam tiga kelompok yakni satwa, manusia, dan hotel. Untuk pilihan hotel adalah bagian-bagian dari hotel, baik arsitektur, taman, maupun makanan di hotel. "Setiap peserta, wajib mengirimkan tiga foto dari tiga pilihan tersebut," katanya.

Hans menjelaskan, lomba foto satwa IAPC 2019 ini sasarannya adalah untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara manusia dan satwa, sekaligus membangun kepedulian manusia terhadap satwa dalam kaitannya dengan konservasi satwa.

Baca juga: Hobi motret, Ani Yudhoyono sering foto satwa liar di TSI Bogor
Baca juga: Konservasi satwa lewat lomba fotografi
Baca juga: Model warnai lomba foto satwa internasional TSI

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ada penangkaran burung langka di rumah dokter

Komentar