Warga perbatasan RI-PNG diajak TNI manfaatkan lahan kosong

Warga perbatasan RI-PNG diajak TNI manfaatkan lahan kosong

Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/Satya Tama, Pos Kaliasin mengajak warga untuk bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan kosong di Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, di wilayah perbatasan RI-papua Nugini. (FOTO ANTARA /HO-Pendam XVII/Cenderawasih)

kegiatan itu sengaja dilaksanakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang tinggal di perbatasan Indonesia dan Papua Nugini
Jayapura (ANTARA) - Prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-Papua Nugini (PNG) Yonif 713/Satya Tama, Pos Kaliasin mengajak dan mengajarkan warga untuk bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan kosong di Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Provinsi Papua.

Komandan Pos (Danpos) Kaliasin Letda (Inf) Ida ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Sabtu malam mengatakan kegiatan itu sengaja dilaksanakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang tinggal di perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

"Kami mengajak masyarakat melaksanakan pengolahan lahan kosong serta dilakukan pemupukan untuk tanaman jagung dengan benar di lahan percontohan milik pos yang luasnya sekitar 3/4 hektare" katanya.

Kegiatan itu, kata dia, juga melibatkan personel dari Pos Koramil Tami untuk memberikan pengajaran kepada masyarakat bagaimana menyiapkan bibit serta bagaimana cara bercocok tanam yang baik.

"Kami mengambil contoh tanaman jagung, karena merupakan tanaman yang perawatannya tidak terlalu sulit sehingga masyarakat bisa dengan mudah untuk menanamnya dan tanaman ini juga bisa meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam bercocok tanam adalah dengan penyiapan bibit dengan baik sehingga hal ini perlu diketahui oleh masyarakat.

"Sehingga, kami membuat salah satu program mengajarkan warga di perbatasan untuk memanfaatkan lahan kosong dan bercocok tanam dengan baik dan benar," kata Ida.

Ketua RT 1 Kampung Kibay Daniel Kutui yang ikut dalam kegiatan tersebut sangat berterima kasih kepada Satgas Yonif 713/Satya Tama yang telah membagikan ilmunya kepada warga setempat
.
"Bagaimana cara penyiapan bibit tanaman yang baik dan bagaimana cara bercocok tanam yang baik, harapannya semoga ilmu yang dibagikan bisa bermanfaat dalam menunjang peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Daniel.

Baca juga: Prajurit TNI mendongeng untuk murid sekolah di perbatasan

Baca juga: Pemerintah lanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Baca juga: Batalion Infantri 126/KC patroli patok di perbatasan Indonesia-PNG

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar