Tenis

Delapan fakta jelang ATP Finals 2019

Delapan fakta jelang ATP Finals 2019

Dokumentasi - Petenis Spanyol Rafael Nadal beraksi saat pertandingan grup melawan petenis Belgia David Goffin pada ATP World Tour Finals di O2 Arena, London, Inggris, Senin (13/11/2017). (Action Images via Reuters/Tony)

Jakarta (ANTARA) - Pada hari pertama pertandingan ATP Finals 2019 hari Minggu, Rafael Nadal, Novak Djokovic, dan Roger Federer memastikan memimpin turnamen elit delapan yang sudah mencapai tahun pelaksanaan ke-50.

Pada turnamen yang berlangsung pada 10-17 November di arena The O2 di London, turut tampil juara ATP Finals 2018 Alexander Zverev, peserta empat kali Dominic Thiem dan debutan Daniil Medvedev, Stefanos Tsitsipas dan Matteo Berrettini.

Seperti dilansir atptour.com, Minggu, paling tidak ada delapan fakta lainnya yang perlu diketahui tentang event ini:

Baca juga: Nadal cari peluang kemenangan perdana ATP Finals

1) ATP Finals ini merupakan edisi ke-50 kejuaraan akhir tahun di ATP Tour, yang dimulai di Tokyo pada tahun 1970. Sekaligus menjadi tahun ke-11 penyelenggaraan di London. Total kunjungan dalam satu dasawarsa di The O2 mencapai 2.561.084 orang. Namun Satu-satunya kota yang menjadi tuan rumah final akhir musim terpanjang adalah New York, Amerika serikat, selama 13 tahun dari 1977-1989.

2) Untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen, delapan petenis Eropa dari delapan negara berbeda tampil di turnamen ini. Secara keseluruhan delapan negara berbeda juga tampil di ATP Finals selama empat tahun berturut-turut.

3) Ada tiga mantan juara di lapangan. Alexander Zverev (2018), juara enam kali Roger Federer, dan juara lima kali Novak Djokovic. Terakhir kalinya ATP Finals diisi tiga mantan juara ialah di tahun 2000 di Lisbon, dengan tampilnya Pete Sampras (1991, '94, '96-97, '99), Alex Corretja (1998) dan Andre Agassi (1990).

Baca juga: Nadal kembali duduki peringkat satu ATP

4) Dalam empat tahun terakhir, didapat empat pemenang yang berbeda, yaitu Zverev (2018), Grigor Dimitrov (2017), Andy Murray (2016) dan Djokovic (2015). Terakhir kali ini terjadi di periode 1998-2001 dengan Alex Corretja (1998), Sampras (1999), Gustavo Kuerten (2000) dan Lleyton Hewitt (2001).

5) Pertama kalinya sejak 2009 ada empat peserta berusia 23 tahun ke bawah: Stefanos Tsitsipas (21), Zverev (22), Matteo Berrettini (23) dan Daniil Medvedev (23). Ada tiga peserta perdana: Tsitsipas, pemenang Final ATP Next Gen tahun lalu; Medvedev, semifinalis Milan pada 2017, dan Berrettini, yang merupakan orang Italia pertama yang lolos ke turnamen final inal akhir tahun sejak Corrado Barazzutti pada 1978. Pada 2009, empat petenis muda yang dimaksud ialah del Potro (21), Djokovic (22), Murray (22) dan Nadal (23).

6) Ini juga pertama kalinya sejak 2003, peringkat lima teratas ATP pernah telah memenangkan setidaknya empat gelar tingkat ATP Tour di musim ini yaitu Djokovic dan Dominic Thiem dengan lima gelar, serta Federer, Medvedev, dan Nadal dengan empat gelar.

7) Nadal, Djokovic dan Federer berada di tiga unggulan teratas ATP Finals untuk keempat kalinya (2007, 2009-10). Mereka juga berada di Top 3 pada tiga tahun lain yakni 2008, 2014, 2018. Namun Nadal mengundurkan diri di tahun tersebut.

8) Skenario yang paling dinanti ialah Djokovic harus mencapai final agar berkesempatan menjadi peringkat pertama di akhir tahun.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aldila sabet emas pertama tennis tunggal putri

Komentar