Tenis

Medvedev bermimpi untuk ikuti jejak Davydenko di ATP Finals

Medvedev bermimpi untuk ikuti jejak Davydenko di ATP Finals

Dokumentasi - Petenis Daniil Medvedev asal Rusia mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Alexander Zverev asal Jerman pada pertandingan babak final tunggal putra Kejuaraan Shanghai Masters di Qi Zhong Tennis Center, Shanghai, China, Minggu (13/10/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Petenis Rusia Daniil Medvedev yang akan bertanding di ATP Finals 2019, masih ingat saat ia menyaksikan kemenangan yang diraih Nikolay Davydenko pada ATP Finals satu dasawarsa silam setelah melewati lawan-lawan tangguh seperti Rafael Nadal, Roger Federer dan Juan Martin del Potro.

Medvedev punya harapan besar untuk mengikuti jejak Davydenko, yang menjadi orang Rusia pertama dan satu-satunya hingga sekarang yang memenangi turnamen akhir musim tersebut.

"Semua petenis muda Rusia pasti menganggap itu luar biasa, dia satu-satunya orang Rusia yang memenangkannya. Rasanya sangat senang bisa berada di sini (ATP Finals), untuk mewakili negaraku, dan mudah-mudahan saya bisa memberikan permainan yang bagus dan memenangkan beberapa pertandingan," pungkas petenis asal Moskow ini, seperti dilansir atptour.com, Senin.

Baca juga: Thiem: Saya menikmati pertandingan lawan Federer

Medvedev, petenis berusia 23 tahun dan berada di peringkat ke-4 di ATP Rankings, masuk ke grup Andre Agassi ATP Finals 2019 bersama dengan nomor satu Rafael Nadal, Stefanos Tsitsipas (nomor enam) dari Yunani, dan Alexander Zverev dari Jerman (nomor tujuh).

Medvedev telah mencetak banyak kemenangan di 2019, musim terbaiknya di tingkat ATP Tour. Ia menorehkan 59 kemenangan, sembilan babak final, dan kurang satu gelar lagi untuk menyamai Dominic Thiem dan Novak Djokovic dengan lima kemenangan di ATP Tour 2019 judul.

Dengan enam babal final berturut-turut yaitu Washington, Montreal, Cincinnati, US Open, St. Petersburg, Shanghai, ia bergabung dengan Nadal, Djokovic, Federer dan Andy Murray sebagai petenis aktif yang telah mencapai enam final atau lebih secara berturut-turut.

Ia terakhir bermain di Paris Masters, saat ia kalah dari petenis tuan rumah Jeremy Chardy dalam tiga set di pertandingan pembukaannya.

Baca juga: Setelah kalah dari Thiem, Federer ingin tidak salah lagi

"Saya masih yakin dengan permainan saya. Paris bukan hasil yang saya inginkan, tetapi nyatanya itu yang terjadi dan itu lah tenis. Jeremy bermain hebat, sangat bagus. Saya memiliki peluang tapi tidak bisa menggunakannya," katanya menceritakan.

Pada pertandingan pertamanya dalam ATP Finals 2019, Medvedev akan menghadapi Stefanos Tsitsipas dari Yunani pada sesi Senin sore waktu setempat. Medvedev memimpin catatan pertemuan mereka dengan skor 5-0, termasuk kemenangan dua set langsung di semi final Shanghai Masters bulan lalu.

"Mudah-mudahan kami bisa memiliki banyak pertandingan bagus lainnya di waktu yang akan datang sepanjang karir kami," kata Medvedev tentang pertandingan mereka.

Baca juga: Delapan fakta jelang ATP Finals 2019

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tenis Ganda Campuran menjadi penutup yang manis

Komentar