Wamenkeu minta pegawai bersinergi wujudkan Indonesia adil dan makmur

Wamenkeu minta pegawai bersinergi wujudkan Indonesia adil dan makmur

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/10/2019). ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah/aa.

Jadilah perekat RI dengan memastikan APBN dan pengelolan keuangan negara sebagai alat utama mewujudkan Indonesia maju
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan untuk dapat terus bersinergi dan bekerja sama demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.

“Seperti para pahlawan kita yang bekerja sama dan bersinergi untuk mencapai tujuan Indonesia merdeka. Tidak bisa hanya berjuang sendiri,” katanya di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta, Senin.

Menurut dia, Kemenkeu sebagai instansi pengelola keuangan negara juga bisa menjadi pahlawan masa kini dengan mampu menjadikan Indonesia adil dan makmur melalui pengelolaan APBN yang efektif dan efisien.

Hal tersebut berkaitan dengan masih adanya sekitar 9,4 persen penduduk Indonesia yang hidupnya berada di bawah garis kemiskinan sehingga sinergi dan kerja sama perlu untuk terus dilakukan.

“Jadilah perekat RI dengan memastikan APBN dan pengelolan keuangan negara sebagai alat utama mewujudkan Indonesia maju,” katanya.

Suahasil mengatakan pegawai Kemenkeu yang berasal dari berbagai daerah dan kebudayaan berbeda-beda tidak boleh sampai terpecah belah sebab instansi ini merupakan salah satu ujung tombak persatuan Indonesia.

“Kita semua telah terpilih dan memilih untuk berjuang di bidang pengelolaan keuangan negara sehingga jadilah sinergi bekerja sama karena kalian adalah aktor perekat bangsa,” ujarnya.

Tak hanya bersinergi, Suahasil juga meminta Kemenkeu untuk terus memperbaiki kompetensi pengetahuan, meningkatkan cara kerja agar lebih cepat dan efisien, mampu melayani masyarakat secara ikhlas, serta menjaga integritas.

“Agar bermanfaat untuk saudara-saudara kita seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan,” katanya.

Baca juga: Sri Mulyani ingatkan Kemenkeu tanamkan nilai Sumpah Pemuda

Baca juga: Hari Oeang ke-73, Sri Mulyani bersihkan sampah di Pantai Tanjung Pasir

 

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Najwa Shihab: Kemenkeu tulang punggung pemberantasan korupsi

Komentar