Solok Selatan ditarget 2021 seluruh masyarakat gunakan jamban sehat

Solok Selatan ditarget 2021 seluruh masyarakat gunakan jamban sehat

Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman didampingi Kepala Dinas Kesehatan Novirman memberikan piagam penghargaan kepada kepala Puskesmas yang berprestasi, Senin (11/11/2019). ANTARA/HO-Humas

setiap nagari membangun 10 sarana jamban sehat bagi masyarakat
Padang Aro,  (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menargetkan pada 2021 seluruh masyarakat di daerah itu sudah menggunakan jambat sehat.

"Sekarang baru 72 persen masyarakat yang menggunakan jamban sehat dan kami targetkan pada 2021 seluruh masyarakat sudah dapat sarana jamban sehat," kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman, di Padang Aro, Senin.

Usai memperingati Hari Pahlawan ke-74 dan Hari Kesehatan Nasional ke-55 pemerintah setempat memberikan penghargaan kepada 25 jorong yang sudah 100 persen menggunakan sarana jamban sehat.

Baca juga: 200 keluarga di Goreng Meni punya jamban sehat berkat Dana Desa
Baca juga: Seribuan warga miskin Kabupaten Kupang memiliki jamban sehat


Selain itu Pemerintah setempat juga memberikan penghargaan kepada petugas kesehatan beserta Puskesmas yang Berprestasi.

Hingga 2021 pihaknya menargetkan seluruh jorong sudah menggunakan sarana jamban sehat.

Dia mengatakan, tahun ini pemerintah daerah tidak mengalokasikan anggaran untuk bantuan jamban sehat tetapi dianggarkan melalui dana desa.

"Setiap nagari membangun 10 sarana jamban sehat bagi masyarakat," katanya.

Selain itu, katanya, pihaknya juga mengupayakan bantuan pembuatan jamban sehat bagi masyarakat melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca juga: Dorong hidup sehat, Japfa bantu bangun jamban untuk warga Sragen
Baca juga: Pemda butuh upaya ajak warga Tanjung Duren Utara hidup sehat


Sedangkan bantuan jamban sehat dari pemerintah katanya, sudah dilaksanakan sejak 2016 sampai 2018 dan tahun ini tidak ada.

"Kami akan kembali mengalokasikan dana untuk pembangunan jamban sehat pada 2021," ujarnya.

Untuk sanitasi air bersih, Solok Selatan sudah mencapai 84,2 persen dan ini salah satu indikator yang membuat kabupaten itu terlepas dari status daerah tertinggal.

Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman mendorong masyarakat menjadi kader dalam menyosialisasikan penggunaan jamban sehat.

"Kami mendorong masyarakat menggunakan jamban sehat dan warga lainnya diharapkan jadi kader dalam sosialisasi kepada yang lainnya," ujarnya.

Baca juga: Ditpolairud gagas 1.000 jamban darat di Kotim
Baca juga: KSAD: TNI canangkan bangun satu juta jamban

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah kembalikan hak CPNS dokter gigi Romi

Komentar