Legislator DPRD DKI Jakarta serap aspirasi di Jakarta Utara

Legislator DPRD DKI Jakarta serap aspirasi di Jakarta Utara

Legislator DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik (dua kiri) dan Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko (dua kanan) dalam kegiatan reses di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Senin (11/11/2019) (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Saya ingin lebih banyak mendengar masukan dari masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Legislator DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menggelar kegiatan reses atau menyerap aspirasi masyarakat di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Senin.

"Saya ingin lebih banyak mendengar masukan dari masyarakat," kata Taufik.

Wakil ketua DPRD Jakarta itu menjelaskan program pemerintah itu berasal dari empat sumber yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yakni sesuatu yang akan ditempuh, dicapai dan dihasilkan oleh seorang gubernur dalam lima tahun.

Baca juga: Ketua DPRD DKI sesalkan penebangan pohon oleh Dishut DKI di area KSD

kemudian Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), selanjutnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dari tingkat Rukun Warga hingga tingkat provinsi.

"Terakhir reses atau menyerap aspirasi masyarakat, untuk disampaikan kepada pemerintah daerah dalam penyusunan program di masa akan datang," jelas Politisi Partai Gerindra itu.

Taufik menjelaskan saat ini pemerintah daerah bersama DPRD Jakarta sedang menyusun program dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020.

"Ketika itu sudah selesai, maka pemerintah dapat melaksanakan program yang sudah disusun," ujar Taufik.

Reses yang dipusatkan di Sekretariat Muhammad taufik Center (MTC) itu dihadiri Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, asisten Pemkot Jakarta Utara, Camat Pademangan hingga ratusan masyarakat di wilayah tersebut.

"Saya mengucapkan terimakasih, atas dukungan masyarakat Pademangan yang masih mempercayai saya sebagai perwakilan masyarakat di DPRD," kata Taufik.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan reses sebagai bentuk interaksi dan silaturahmi antara para wakil rakyat dengan masyarakat.

Selain itu, reses juga sebagai bentuk ucapan syukur dan terimakasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan. Serta, reses menjadi bagian proses evaluasi terkait apa yang sudah dilakukan selama ini.

"Pemerintah dan masyarakat perlu melakukan kolaborasi untuk perubahan yang lebih baik lagi," harap Sigit.

Baca juga: DPRD rekomendasikan anggaran TGUPP dicoret
Baca juga: Anies bantah DPRD DKI soal pelebaran trotoar sebabkan kemacetan

Pewarta: Fauzi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polres Jakarta Utara gagalkan penyebaran Dolar AS palsu

Komentar