IHSG rawan terkoreksi akibat sentimen negatif global

IHSG rawan terkoreksi akibat sentimen negatif global

Ilustrasi: Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Faktor global yang masih memperlihatkan sentimen negatif serta dukungan katalis positif dari internal yang masih terbatas, membuka peluang bagi IHSG kembali rawan terkoreksi pada hari ini
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Selasa ini diperkirakan rawan terkoreksi dipicu sentimen negatif dari global.

IHSG dibuka melemah 13,25 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.135,49. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 4,02 poin atau 0,41 persen menjadi 974,45.

"Faktor global yang masih memperlihatkan sentimen negatif serta dukungan katalis positif dari internal yang masih terbatas, membuka peluang bagi IHSG kembali rawan terkoreksi pada hari ini," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa.

Keraguan kesepakatan perang dagang AS dengan China semakin jauh dari harapan. Sentimen ini dapat berimbas bagi pasar saham Indonesia yang rawan kembali untuk terkoreksi.

Presiden AmerikaSerikat (AS) Donald Trump kembali membuat pasar terkejut dengan menyatakan bahwa AS belum setuju untuk menarik kembali tarif yang sebelumnya dikenakan terhadap China.

Presiden Donald Trump menjelaskan bahwa AS belum mencapai kesepakatan dan menekankan bahwa AS tidak akan menghilangkan semua tarif.

Trump pun mengkoreksi karena ada laporan yang salah tentang kesediaan AS untuk menaikkan tarif sebagai bagian dari perjanjian fase pertama.

Dari Asia, Hong Kong merilis pembacaan awal untuk data pertumbuhan ekonomi periode kuartal III 2019 yang membukukan kontraksi sebesar 3,2 persen (kuartal ke kuartal/qoq). Sebelumnya pada kuartal II 2019 perekonomian Hong Kong juga terkontraksi 0,4 persen (qoq).

Pertumbuhan ekonomi yang kembali negatif pada kuartal III 2019, menjadi sinyalemen Hong Kong mengalami resesi untuk kali pertama sejak 2009.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 22,2 poin atau 0,1 persen ke 23.354, Indeks Hang Seng menguat 89,9 poin atau 0,33 persen ke 27.016,5, dan Indeks Straits Times menguat 9,34 poin atau 0,29 persen ke posisi 3.250.

Baca juga: Nikkei Jepang dibuka datar, setelah Wall Street ditutup bervariasi

Baca juga: Bursa Saham Hong Kong dibuka melambung 137,71 poin

Baca juga: S&P 500 dan Nasdaq di Wall Street jatuh, namun saham Boeing melonjak



 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar