Bulog gandeng Aprindo distribusi beras medium ke masyarakat

Bulog gandeng Aprindo distribusi beras medium ke masyarakat

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso di sela Musyawarah Nasional ke VII Aprindo di Jakarta, Selasa (12/11/2019). ANTARA/Zubi Mahrofi/am.

Ritel-ritel di bawah Aprindo bisa mendistribusikan produk Bulog
Jakarta (ANTARA) - Perum Bulog menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Aprindo) untuk mendistribusikan beras medium ke masyarakat.

"Kerja sama Bulog dengan Aprindo untuk pendistribusian produk-produk Bulog khususnya beras medium yang merupakan sasaran kelas menengah ke bawah. Ritel-ritel di bawah Aprindo bisa mendistribusikan produk Bulog," ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso di sela Musyawarah Nasional ke VII Aprindo di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, kerja sama itu nantinya juga dapat menjaga stabilitas harga beras di pasar, sehingga dapat berkontribusi terhadap laju inflasi nasional. Bank Indonesia memperkirakan inflasi 2019 berada di bawah titik tengah kisaran sasarannya 3,5 deviasi satu persen.

Ia menambahkan dengan jumlah jaringan gudang Bulog mencapai lebih dari 1.400 unit yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bulog telah menjadi bagian dari kekuatan nasional untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dalam hal ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi harga.

Melalui Aprindo, lanjut Budi Waseso, juga akan menambah jaringan distribusi beras untuk masyarakat menjadi lebih luas. Dengan begitu, distribusi pangan tidak lagi di kuasai pihak tertentu.

Namun sayangnya, ia belum dapat merinci lebih jauh mengenai jumlah produk Bulog yang akan didistribusikan melalui jaringan ritel.

"Di sub-sub daerah itu yang akan mendistribusikan kepada ritel-ritel setempat. Jadi tidak hanya dilakukan di pusat, tapi di wilayah-wilayah agar bisa cepat," ucap Budi Waseso.

Sementara itu Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey mengatakan bahwa ritel modern memiliki potensi yang cukup besar dalam menyalurkan beras Bulog.

"Kami mengajukan beras Bulog yang medium tapi kualitas premium untuk bisa didagangkan di toko ritel modern, sehingga bisa diterima seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Baca juga: Bulog gandeng Grab untuk distribusikan pasokan pangan

Baca juga: Bulog akan bangun King Market, toko modern khusus pangan

 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fumigasi mencegah rusaknya beras karena lamanya penyimpanan

Komentar