BNI Syariah kenalkan Platform Sekolah Pintar di Aceh

BNI Syariah kenalkan  Platform Sekolah Pintar di Aceh

Sosialisasi Platform Sekolah Pintar (PSP) BNI Syariah untuk sekolah, pesantren dan universitas di Banda Aceh, Selasa. (M ifdhal)

Pemegang PSP ini tidak hanya mendapatkan layanan keuangan tapi juga akan mendapatkan keunggulan lainnya termasuk untuk pemantauan prestasi anak di sekolah
Banda Aceh (ANTARA) - PT BNI Syariah Cabang Banda Aceh memperkenalkan Platform Sekolah Pintar (PSP) untuk kalangan sekolah dan perguruan tinggi di Provinsi Aceh.

“Aplikasi PSP yang ditawarkan BNI Syariah ini memiliki sejumlah keunggulan yang akan diperoleh orang tua, sekolah dan siswa ataupun mahasiswa,” kata Kepala Cabang BNI Syariah Banda Aceh, Zul Irfan Lubis di Aceh Besar, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan di sela sosialisasi PSP untuk kalangan sekolah, pesantren dan universitas di Banda Aceh.

Ia menjelaskan Program PSP yang dimiliki BNI Syariah tersebut memiliki beragam keunggulan dan manfaat yang akan didapatkan oleh orang tua, guru, sekolah dan perguruan tinggi.

Baca juga: BNI targetkan seluruh gerainya di Aceh jadi bank syariah pada 2020

“Pemegang PSP ini tidak hanya mendapatkan layanan keuangan tapi juga akan mendapatkan keunggulan lainnya termasuk untuk pemantauan prestasi anak di sekolah,” katanya.

Menurut dia, melalui aplikasi yang ditawarkan tersebut orang tua juga dapat memantau aktivitas anak dalam upaya meminimalkan dan mengontrol pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Adapun fitur-fitur yang ditawarkan di antaranya kartu digital, pembayaran SPP, tabungan, informasi dan berita, galeri aktivitas belajar mengajar, informasi guru wali dan dosen, sistem informasi presensi, informasi akademik, sistem akutansi, sistem pooling dan saran sekolah dan kampus, edukasi administrasi dan uang sekolah.

Baca juga: Laba bersih BNI Syariah triwulan III-2019 naik 50,66 persen

Dalam kegiatan tersebut BNI Syariah menghadirkan sejumlah materi masing-masing Manajer Transaksi Binsis Digital, BNI Syariah Pusat, Eko Sumarsono dan Muhammad Irsan.

Ia menambahkan untuk lima sekolah pertama yang melakukan perjanjian kerja sama penggunaan PSP tersebut akan mendapat bonus Rp500 ribu dan gratis pengelolaan aplikasi selama setahun.

Baca juga: BNI Syariah bertekad minimalisasi biaya migrasi nasabah konvensional

 

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah Aceh buka jalur alternatif atasi longsor

Komentar