Jadi Perumda, PDAM Tirta Pakuan Bogor diharapkan lebih profesional

Jadi Perumda, PDAM Tirta Pakuan Bogor diharapkan lebih profesional

Kantor PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

PDAM Tirta Pakuan saat ini sudah menjadi perusahaan besar di Kota Bogor sehingga status kelembagaannya dinaikkan dari PD menjadi Perumda
Bogor (ANTARA) - DPRD Kota Bogor berharap peningkatan status kelembagaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan dari perusahaan daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dapat menjadikan perusahaan tersebut lebih profesional.

BUMD itu diharapkan dapat meningkatkan kinerja yang berdampak positif kepada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

"PDAM Tirta Pakuan saat ini sudah menjadi perusahaan besar di Kota Bogor sehingga status kelembagaannya dinaikkan dari PD menjadi Perumda," kata  Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto di Bogor, Selasa.

Menurut Atang Trisnanto, dengan peningkatan status kelembagaan PDAM Tirta Pakuan menjadi Perumda Air Minum Tirta Pakuan, diharapkan manajemennya bisa lebih profesional, pelayanannya menjadi lebih baik, serta kinerjanya lebih meningkat. "Dari semuanya diharapkan berdampak pada peningkatan PAD Kota Bogor," katanya.

Baca juga: Kota Bekasi diminta segera selesaikan pemisahan aset PDAM

Peningkatan status kelembagaan PDAM Tirta Pakuan menjadi Perumda Tirta Pakuan, menurut dia, ada kriterianya, antara lain, asetnya sudah meningkat signifikan, penyertaan modalnya juga sudah banyak, serta pelayanannya sudah semakin luas.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan landasan hukumnya lebih relevan terhadap peningkatan status PDAM menjadi Perumda Air Minum Tirta Pakuan, maka DPRD Kota Bogor merevisi Perda No 2 Tahun 2014 tentang Pelayanan Air Minum PDAM Tirta Pakuan.

DPRD Kota Bogor, kata dia, sudah menyusun Raperda tentang Perumda Tirta Pakuan dan saat ini sedang membahasnya. Pada rapat paripurna DPRD Kota Bogor, Senin (11/11), seluruh fraksi menyampaikan pandangan terhadap tiga Raperda, termasuk Raperda tentang Perumda Tirta Pakuan.

"Kemudian dibentuk tiga panitia khusus untuk membahas tiga raperda tersebut," katanya.

Atang juga mengusulkan, nantinya direksi Perumda Tirta Pakuan dapat melakukan diversifikasi pelayanan dengan inovasi baru, misalnya pelayanan air bersih siap minum di lokasi tertentu.

Baca juga: Danau Sentani jadi alternatif baru sumber air bersih di Jayapura

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan pada rapat paripurna DPRD Kota Bogor, Senin (11/11), ada sejumlah usulan dari fraksi-fraksi terhadap PDAM Tirta Pakuan yang status kelembagaannya meningkat dari PD menjadi Perumda.

Menjawab, usulan-usulan tersebut, menurut Bima Arya, Pemerintah Kota Bogor akan melakukan kajian kembali soal pengangkatan direksi Perumda Tirta Pakuan, sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Soal harapan agar Perumda Tirta Pakuan dapat meningkatkan kinerja dan meningkatkan PAD, mari kita awasi bersama," katanya.

Baca juga: Debit sumber air PDAM Jayapura alami penurunan hingga 60 persen



 

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar