Bandeng seberat 7,66 kilogram juarai lelang di Sidoarjo

Bandeng seberat 7,66 kilogram juarai lelang di Sidoarjo

Bandeng dengan berat 7,6 Kilogram berhasil menjuarai kontes lelang bandeng di Sidoarjo Jawa Timur (HO/Pemkab Sidoarjo)

pakai bandeng karena lambang Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo (ANTARA) - Ikan Bandeng dengan berat 7,66 kilogram dengan usia delapan tahun berhasil menjuarai lelang bandeng Kabupaten Sidoarjo 2019 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Selasa mengatakan bandeng milik Mohammad Sanaji, Tanggulangin itu berhak meraih juara pertama.

"Untuk Juara 2, bandeng milik Mustofa dengan berat bandeng 6,64 Kilogram usia bandeng enam tahun, juara 3 bandeng milik Ilyas dengan berat 6.54 Kilogram usia 7 tahun, dan Juara 4 bandeng milik Sutriman yang mempunyai berat 5,85 kilogram usia 8,5 tahun," katanya.

Baca juga: Bandeng asap Sidoarjo siap tembus pasar Uni Eropa
Baca juga: Ribuan Warga Sidoarjo Pecahkan Rekor Bakar Ikan


Ia mengatakan, setelah ditimbang, bandeng dilelang dan hasilnya akan digunakan untuk kegiatan sosial.

"Kegiatan ini merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun. Pakai bandeng karena lambang Kabupaten Sidoarjo," katanya.

Ia mengatakan, bandeng asli Sidoarjo memiliki ciri khas dibandingkan daerah lainnya yakni berbibir merah seperti seseorang yang sedang memakai lipstik.

"Semoga lelang bandeng kawak kali ini menjadi semangat bagi petani tambak untuk memajukan industri ikan di kota Sidoarjo," katanya.

Baca juga: Sidoarjo Gelar Festival Bandeng Kawak Sambut Maulid
Baca juga: Puluhan balita diayun dalam tradisi Baayun Maulid di Barito Utara


Ia berharap lelang bandeng dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H yang digelar besok malam semakin inovatif.

"Sehingga tidak sekedar kegiatan tahunan, dan bisa menghasilkan dana yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. Mudah-mudahan hasil lelangnya lebih banyak dari tahun lalu," katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala DInas Perikanan Sidoarjo Bachruni Ariyawan mengatakan, kegiatan timbang dan lelang bandeng dilakukan untuk untuk memotivasi pembudi daya bandeng karena potensi budi daya perikanan di Kabupaten Sidoarjo sangat besar.

"Bandeng yang ikut dalam proses penimbangan, harus dari tambak asli Sidoarjo. Untuk menentukan bandeng yang bisa ikut kontes, ada beberapa persyaratan yang ditentukan, yaitu tidak memiliki cacat fisik, dan kami survei dulu sebelum ikut kontes," ujarnya.

Baca juga: Bangka Barat rayakan maulid dengan gunting rambut balita
Baca juga: Maulid Nabi Muhammad di Bugis dimeriahkan telur warna-warni

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres sebut ulama harus jadi agen perubahan

Komentar