Risiko Pelatih Saat Prancis Lawan Serbia

Paris, (ANTARA News) - Raymond Domenech boleh menunjukkan bahwa dia bisa bertahan tentang apapun namun jika dia gagal pada pertandingan Rabu melawan Serbia maka bisa jadi tugasnya sebagai pelatih Perancis bisa berakhir. Presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF) Jeam-Pierre Escalettes pada Juli memutuskan bahwa Domenech akan tetap berada di tim meskipun timnya terpuruk pada Euro 2008. FFF sempat menjelaskan bahwa dia di bawah pengawasan ketika Alain Boghossian ditunjuk sebagai asisten pelatih bulan lalu. Setelah Prancis dihajar Austria 1-3 pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 pada Sabtu, media Perancis berspekulasi bahwa pelatih itu akan dipecat jika dia gagal mengalahkan Serbia pada pertandingan kedua Grup Tujuh di Paris. Boghossian mungkin bisa menggantikannya bersama Didier Deschamps dan Laurent Blanc.Fomenech tenang-tenang saja atas tekan itu. "Itu awal memulai kekhawatiran, kami punya satu pertandingan melawan Serbia dan satu lagi melawan Rumania (pada 11 Oktober) untuk persiapan, setelah itu kami akan membuat penilaian," kata Domenech. Pelatih berusia 56 tahun itu sulit melakukan hubungan dengan beberapa pemain dan media selama beberapa tahun ini. Prancis mengalami kekalahan pertama dari Austria selama 38 tahun setelah buruknya penampilan tim itu di lini pertahanan serta tanpa adanya sinar dari pemain generasi baru seperti Samir Nasri dan Karim Benzema. "Kami berharap sebuah sokongan untuk bangkit namun itu tidak terjadi," kata striker Thierry Henry. "Mungkin itu akan kembali terjadi saat melawan Serbia, dimana kami yakin Serbia lebih kuat daripada Austria," tambahnya. Prancis mungkin bisa mendapat dorongan dari kenyataan bahwa Serbia di bawah pelatih baru Radomir Antic telah tampil kurang semangat saat menang 2-0 atas Kepulauan Faroe pada Sabtu. Antic tampaknya melakukan beberapa perubahan kepada timnya. Zdravko Kuzmanovic akan diturunkan di lapangan tengah bersama kapten Dejan Stankovic dan Bosko Jankovic serta Sasa Ilic jika Antic memutuskan memakai pola permainan 4-2-3-1 dengan Nikola Zigic sebagai striker tunggal. Kiper kedua Vladimir Stojkovic juga akan kembali berlaga jika dia sudah pulih dari cedera ringan yang membuatnya absen pada pertandingan akhir pekan lalu. "Prancis difavoritkan akan memenangi grup kami ketika undian berlangsung tapi sekarang mereka sedang bermasalah dengan posisi setelah kekalahan melawan Austria," kata Antic. "Kami tidak akan main cepat seperti saat kami melawan Faroe tapi kami punya beberapa hari untuk persiapan tentang apa yang akan menjadi pertandingan sulit melawan Perancis," tambahnya. Berikut perkiraan susunan tim: Prancis: Steve Mandanda; Bacary Sagna, William Gallas,Sebastien Squillaci, Patrice Evra; Sidney Govou, Lassana Diarra,Jeremy Toulalan, Samir Nasri; Karim Benzema, Thierry Henry. Serbia: Vladimir Stojkovic; Ivan Obradovic, Ivica Dragutinovic, Nemanja Vidic, Antonio Rukavina; Dejan Stankovic,Zdravko Kuzmanovic; Milos Krasic, Sasa Ilic, Bosko Jankovic;Nikola Zigic.(*)

Editor: Aditia Maruli Radja
COPYRIGHT © ANTARA 2008

Sumsel siapkan 6 stadion sambut Piala Dunia U-20

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar