Bamsoet patuhi instruksi Golkar larang kader tinggalkan Jakarta

Bamsoet patuhi instruksi Golkar larang kader tinggalkan Jakarta

Lambang Partai Golkar Biak peserta Pemilu serentak 17 April 2019.(dokumentasi Pemilu KPU)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa dirinya akan mematuhi instruksi partainya yang melarang para anggota Fraksi Partai Golkar meninggalkan Jakarta hingga pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) pada 6 Desember 2019.

"Sebagai kader Golkar, kami harus patuh pada keputusan partai," kata Bamsoet usai bertemu pimpinan DPP PAN di Jakarta, Selasa.

Bamsoet yang merupakan Ketua MPR RI itu menilai surat edaran tersebut ditujukan kepada kader partai untuk melakukan konsolidasi internal.

Menurut dia, semua anggota Fraksi Partai Golkar pasti telah mendapatkan surat tersebut.

"Pasti semua anggota DPR dapat surat. Ya ini mungkin kebutuhannya kita perlu konsolidasi menjelang Munas," ujarnya.

Beredar surat dengan logo lambang Golkar dan kop surat Fraksi Golkar tertanggal 11 November 2019 yang ditujukan kepada seluruh anggota Fraksi Golkar DPR.

Isi surat itu menyebutkan berdasarkan instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, seluruh anggota FPG DPR RI dilarang meninggalkan Jakarta sampai dengan selesainya Munas Partai Golkar tanggal 6 Desember 2019.

Surat tersebut ditandatangani Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Kahar Muzakir.
Baca juga: Golkar larang kadernya tinggalkan Jakarta


Baca juga: Pengamat: Siapa pun calon ketum Golkar pasti dirangkul Jokowi

Baca juga: Nusron Wahid yakin tak ada "restu-restuan" Jokowi bagi ketum Golkar


 

Presiden Jokowi ingatkan Golkar jaga kesolidan

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar