Bandara Gatot Subroto nantikan maskapai layani rute dari Waykanan

Bandara Gatot Subroto nantikan maskapai layani rute dari Waykanan

Bandara Lanudad Gatot Subroto Waykanan, Lampung () (Antaralampung/Humas Pemkab Waykanan)

Bandara ini intinya sudah siap di buka, tetapi tinggal menunggu maskapai saja untuk bisa melayani penerbangan dari Waykanan
Waykanan (ANTARA) - Bupati Waykanan Raden Adipati Surya mengatakan bahwa pengembangan Bandara Gatot Subroto tahun 2020 mendapatkan kucuran anggaran APBN sebesar Rp20 miliar, setelah pada 2019 mendapatkan anggaran sebesar Rp25 miliar.

“Pengerjaan perbaikan tahun 2019 sudah hampir selesai, dan saat ini sedang dilakukan perbaikan landasan pacu dan lainnya,” kata Bupati Waykanan Raden Adipati Surya di Blambangan Umpu, Waykanan, Rabu.

Menurutnya, anggaran melalui APBN 2020 digunakan untuk perbaikan landasan pacu, sementara APBN 2019 digunakan untuk membangun sarana dan prasarana bandara, seperti perbaikan pengadaan pasokan listrik, pemadam kebakaran, gedung, dan lampu landasan.

Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Waykanan membangun fasilitas seperti pagar sisi udara, akses masuk jalan dua jalur, radio menara, dan kantor Danlanud.

“Semoga pengerjaan pada tahun ini sudah selesai, dan tinggal penyelesaian tahun 2020, dan segera bisa beroperasi," kata Adipati.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sampai saat ini masih dalam tahap penjajakan ke masing-masing maskapai untuk melayani penerbangan Waykanan -Jakarta atau Waykanan-Palembang.

"Sampai saat ini terus kami lakukan sosialisasi ke seluruh pihak maskapai, tetapi inginnya sistem carter, sedang Pemkab Waykanan hanya sanggup sistem blocking," 'katanya.

Menurutnya, sistem carter yang diinginkan oleh maskapai, sangat memberatkan Pemkab Waykanan karena biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah.

Selain itu, Pemkab Waykanan hanya menyanggupi dengan sisten blocking seat karena biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

“Yang terbaru kita sudah berkomunikasi dengan maskapai Nam Air, tetapi mereka tetap pingin carter, dan kami dari Waykanan tetap ingin sistem blocking seat,” katanya

Adipati menjelaskan pesawat yang digunakan untuk penerbangan dari Jakarta-Waykanan-Palembang dan Palembang-Waykanan-Jakarta adalah ATR 72 .

“Bandara ini intinya sudah siap di buka, tetapi tinggal menunggu maskapai saja untuk bisa melayani penerbangan dari Waykanan,” katanya.

Baca juga: Gubernur Lampung beberkan strategi pengembangan Bandara Gatot Subroto

Baca juga: Menhub resmikan operasional Bandara komersial Gatot Subroto Waykanan


 

Pewarta: Hisar Sitanggang/Emir Fajar Saputra
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPPU: Dugaan monopoli Garuda - Lion dalam tahap penyelidikan

Komentar