Sulawesi Utara ingin ekspansi ekspor semen ke Asia

Sulawesi Utara ingin ekspansi ekspor semen ke Asia

ILUSTARSI: Sebuah kapal pengangkut semen melakukan aktifitas bongkar muat di pelabuhan Tahuna, Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara. ANTARA FOTO/Basrul Haq/Koz/am.

Kami berharap kegiatan ekspor ini akan terus berlanjut dan bisa merambah pasar lain di dunia
Manado (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mendorong ekspor produk semen ke sejumlah negara di Asia pada tahun 2020.

"Kami melakukan ini, karena potensi ekspor semen di Asia cukup besar, dan harus dimanfaatkan dengan baik," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut darwin Muksin di Manado, Sulawesi Utara, Rabu.

Darwin mengatakan sebelumnya Sulawesi Utara telah mengekspor semen ke China, Malaysia, dan Australia, pada Januari hingga Juni 2019.

"Semen yang diekspor ke tiga negara tersebut sebanyak 284,27 juta kilogram dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 10,30 juta dolar AS," katanya.

Darwin mengatakan tahun ini kegiatan ekspor semen ke tiga negara tersebut cukup banyak dilakukan sejak awal tahun 2019.

"Kami berharap kegiatan ekspor ini akan terus berlanjut dan bisa merambah pasar lain di dunia," katanya.

Semen merupakan produk baru ekspor Sulawesi Utara pada tahun 2019 dan pemprov akan ambil bagian di dalamnya, baik dari sisi promosi maupun pencarian pasar baru.

Ia menjelaskan pemerintah akan terus mendukung semua pengekspor dan pengusaha Sulawesi Utara dalam mencari pasar baru.

"Kami akan terus memasarkan semua komoditas yang berpotensi ekspor di setiap kesempatan baik domestik maupun internasional," jelasnya.

Ia menyebut begitu banyak produk Sulawesi Utara yang sangat disukai oleh pasar internasional.

Baca juga: Presiden Jokowi paparkan sejumlah upaya tekan defisit perdagangan

Baca juga: Antisipasi tekanan pasar domestik, Semen Indonesia optimalkan ekspor

 

Pewarta: Jerusalem Mendalora
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembenahan Bunaken rampung tahun 2020

Komentar