Anggota DPR ingin BI antisipasi penyebaran uang digital

Anggota DPR ingin BI antisipasi penyebaran uang digital

Ilustrasi - berbagai logo uang digital. (en.wikipedia.org)

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menginginkan Bank Indonesia (BI) dapat mengambil sejumlah langkah guna mengantisipasi penyebaran uang digital yang semakin hari dinilai semakin pesat penggunaannya.

"BI harus pastikan dalam penggunaan uang digital ini tidak terjadi money creation karena uang digital tidak bisa dikontrol oleh bank sentral," kata Anis Byarwati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan bahwa istilah money creation merupakan proses penciptaan uang yang tidak bisa dikontrol bank sentral.

Baca juga: Upaya pemerintah majukan ekonomi digital melalui LinkAja

Menurut dia, money creation bisa menimbulkan masalah pada ekonomi bahkan bisa menciptakan resesi ekonomi karena bank sentral tidak bisa mengatur peredaran uang untuk menyokong ekonomi. Bank sentral juga tidak bisa melakukan intervensi pada suku bunga pinjaman.

"Jika money creation terjadi maka bisa menimbulkan masalah pada ekonomi, bahkan bisa menciptakan krisis ekonomi, karena peredaran uang tidak bisa diatur dan tidak bisa dikontrol oleh bank sentral terutama terkait dengan capaian ekonominya," ucapnya.

Ia berpendapat bahwa meski pada saat ini jumlah peredaran uang digital relatif masih kecil, tetapi harus benar-benar diantisipasi karena ke depannya dapat menjadi besar, apalagi ekonomi digital saat ini memang lagi gencar-gencarnya.

Baca juga: Bapepti atur perdagangan emas digital, cegah pencucian uang

Baca juga: Peluang mata uang digital Libra Facebook di pasar Indonesia

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mendag: mata uang digital tidak diperbolehkan

Komentar