Pedagang diajak gunakan Pasar Wouma Wamena yang selesai direnovasi

Pedagang diajak gunakan Pasar Wouma Wamena yang selesai direnovasi

Pasar Wouma di Jayawijaya yang sudah direnovasi. (ANTARA/Marius Frisson Yewun)

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mengajak pedagang untuk memanfaatkan Pasar Wouma yang rampung dikerjakan, sesuai perintah Presiden saat kunjungan ke Jayawijaya.

Staf Ahli Bupati Jayawijaya Imade Putra di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Kamis, mengatakan perekonomian rakyat di pasar yang sempat dibakar itu, harus kembali aktif.

"Kami dari pemerintah melalui instansi teknis akan mendorong masyarakat, terutama masyarakat dari Kurima, Megapura untuk beraktivitas, menjalankan pasar ini dengan berjualan di sana," katanya.

Berdasarkan pantauan, Pasar Wouma yang sempat dibakar saat kerusuhan 23 September lalu telah rampung dikerjakan.

Baca juga: Lanud Silas Papare salurkan bantuan untuk korban kerusuhan Wamena

Baca juga: Papua Terkini - Bupati: Perekonomian Wamena mulai normal

Baca juga: Polisi tangkap kepala kampung diduga pelaku kerusuhan Wamena


Sebelumnya Presiden menginstruksikan Kementerian PUPR yang dibantu oleh TNI dari Seni Tempur melakukan rehabilitasi pasar tersebut.

Presiden memberikan target dua minggu pasar itu sudah selesai diperbaiki dan bisa digunakan oleh masyarakat untuk menjual hasil pertanian.

Atap pasar yang hangus termakan api, kini diganti dengan atap baru bahkan terkesan pasar itu tidak pernah terbakar.

Walau demikian, ruko-ruko yang ada di samping kiri dan kanan pasar masih meninggalkan kesan bekas kerusuhan.

Wouma adalah salah satu lokasi terparah dan menelan banyak korban pada kerusuhan di Wamena.*

Baca juga: Pemerintah bantu Rp35 juta bagi korban kerusuhan Wamena

Baca juga: Papua Terkini - 385 pengungsi wamena ingin kembali ke Wamena

Baca juga: Pelajar tersangka kerusuhan Jayawijaya terancam 10 tahun penjara

Pewarta: Marius Frisson Yewun
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PUPR targetkan pembangunan pasca rusuh Wamena selesai April 2020

Komentar