Beijing (ANTARA News) - Pemerintah Cina menyatakan, negaranya terbuka bagi wartawan asing, yang ingin datang dan meliput, asalkan melakukan pelaporan dengan obyektif dan kehadirannya tunduk pada undang-undang negara itu. "Kami menyambut kedatangan wartawan asing, yang ingin datang ke Cina untuk melakukan peliputan, asalkan bersikap obyektif," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Jiang Yu, dalam keterangan pers berkala di Beijing, Kamis. Menurut dia, pemerintah Cina tidak akan menghalangi wartawan asing datang ke Cina dan melakukan peliputan. "Kami tidak akan melarang wartawan asing datang ke Cina," katanya. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa wartawan dalam melakukan liputan hendaknya bersikap obyektif dan tidak mencari-cari kesalahan. "Selain itu, kehadiran wartawan asing di Cina juga harus tunduk serta mematuhi undang-undang negara ini," kata Jiang Yu tegas. Ia mengatakan pula bahwa wartawan asing disilakan melakukan liputan bencana alam di propinsi Shanxi, China utara, yang sedang dilanda banjir dan tanah longsor. Untuk liputan di sana, katanya, wartawan asing disarankan mendapat keterangan dari pihak berwajib dan terkait di wilayah tersebut untuk mendapatkan berita akurat. Terkait dengan bencana di wilayah itu, Jiang Yu mengatakan pihak berwenang setempat sudah mengambil tindakan semestinya dan memberikan bantuan kepada korban. "Kami percaya bahwa pihak berwenang di wilayah tersebut sudah dengan cepat membantu korban dan mengungsikannya ke tempat aman," katanya. Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor juga dialami di Propinsi Shanxi, Cina utara, yang hingga Selasa dilaporkan oleh regu penyelamat setempat sudah menelan korban 56 jiwa dan luka 35 orang. Dalam banjir dan longsor di wilayah Xiangfen itu, pemerintah Cina telah mengirimkan tenaga kesehatan dan regu penyelamat serta menurunkan sejumlah alat berat untuk mencari dan membantu korban musibah itu. (*)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2008