Kemarin, parodi bom Medan hingga warga berhamburan keluar saat gempa

Kemarin, parodi bom Medan hingga warga berhamburan keluar saat gempa

Ilustrasi Gempa Bumi (DOK. ANTARA)

Pelaku bom bunuh diri Medan RMN diketahui memiliki akun Youtube dan membuat konten parodi liputan banjir yang terjadi di wilayah rumahnya yaitu Jalan Jangka Medan
Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa di Indonesia terjadi pada Kamis (14/11), mulai dari parodi liputan banjir pelaku bom Medan hingga warga Sulawesi Utara berhamburan keluar rumah akibat gempa bumi.


Berikut sajian berita kesejahteraan rakyat (kesra) yang dirangkum LKBN ANTARA.


1.Pelaku bom bunuh diri buat parodi liputan banjir di Youtube


Pelaku bom bunuh diri Medan RMN diketahui memiliki akun Youtube dan membuat konten parodi liputan banjir yang terjadi di wilayah rumahnya yaitu Jalan Jangka Medan.


Selengkapnya bisa dibaca di sini


2. Tujuh korban meninggal kecelakaan Tol Cipali sudah dibawa keluarga


Tujuh jenazah korban meninggal dunia akibat kecelakaan dua bis di Kilometer 117 Tol Cipali, Kabupaten Subang, Kamis, sudah dibawa oleh keluarga masing-masing.


Selengkapnya bisa dibaca di sini


3. Bangkai babi dibuang di Jalan Gedung Arca Kota Medan


Setelah sebelumnya dibuang ke sungai, ternyata bangkai babi juga dibuang di jalanan setelah tiga ekor bangkai babi dalam karung goni ditemukan warga di kawasan Jalan Gedung Arca, Kota Medan.


Selengkapnya bisa dibaca di sini


4. Kenaikan iuran BPJS dan sikap warga memilih turun kelas


Sejak pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan, warga Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, beramai-ramai mengajukan turun kelas kepesertaan.


Selengkapnya bisa dibaca di sini


5. Warga Sulut berhamburan keluar rumah akibat gempa


Warga Sulawesi Utara (Sulut) berhamburan keluar rumah akibat gempa yang mengguncang daerah tersebut, Jumat dini hari.


Selengkapnya bisa dibaca di sini

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG Ternate tambah dua alat deteksi dini tsunami dan gempa bumi

Komentar