Pangdam Tanjungpura hadiri Petasan di perbatasan Indonesia - Malaysia

Pangdam Tanjungpura hadiri Petasan di perbatasan Indonesia - Malaysia

Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad ketika menyapa warga perbatasan ketika pengobatan gratis acara Petasan, di Desa Merakai Panjang, Kecamatan Puring Kencana wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Jumat (15/11/2019). ANTARA/Teofilusianto Timotius/aa.

Saya berharap kegiatan Petasan akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar dapat membantu program pemerintah terutama dalam upaya pembangunan SDN
Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -
Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menghadiri langsung kegiatan Pengabdian tanpa batas tentara di perbatasan (Petasan) di Desa Merakai Panjang, Kecamatan Puring Kencana Wilayah Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, yang merupakan perbatasan Indonesia - Malaysia.
 
"Program Petasan itu sebagai upaya TNI dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah terutama apa yang sudah di canangkan oleh Presiden Joko Widodo," kata Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, di lokasi Petasan, Desa Merakai Panjang, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Jumat.

Baca juga: TMMD di batas Indonesia-Malaysia wilayah Kapuas Hulu dimulai
 
Dikatakan Rahmad, dalam pidato Presiden Joko Widodo pada sidang paripurna MPR - RI dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih telah mencanangkan lima program kerja pemerintah yaitu pertama pembangunan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, regulasi sederhanakan, penyederhanaan birokrasi dan kelima transformasi ekonomi.
 
Menurut dia, program Petasan tersebut lebih kepada peningkatan SDM, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan melakukan perehaban Sekolah Dasar Negeri 04 Merakai Panjang.

Baca juga: BKKBN Sumbar tingkatkan pelayanan KB di wilayah perbatasan
 
"Saya berharap kegiatan Petasan akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar dapat membantu program pemerintah terutama dalam upaya pembangunan SDN," jelas Nur Rahmad.
 
Selain itu, melalui peningkatan SDM tersebut juga menjadi modal awal dalam mempersiapkan generasi muda kaum milenia agar memiliki SDM yang unggul dan berdaya saing, mengingat wilayah ini berada di daerah perbatasan.

Baca juga: Tim Intelijen Kejagung tinjau wilayah perbatasan Pulau Marore.
 
Menanggapi kegiatan Petasan, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero mengatakan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menyambut baik atas segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
 
" Saya rasa kegiatan Petasan itu sangat membantu kita pemerintah daerah di Kapuas Hulu, karena memang kita masih banyak kekurangan dalam berbagai bidang terutama pendidikan dan kesehatan," ucap Antonius.
 
Dikatakan Antonius, pelaksanaan Petasan juga salah satu wujud kesinergisan semua pihak, bagaimana pun juga untuk mencerdaskan anak bangsa merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama.
 
"TNI hadir membantu kita dalam mengisi kekosongan tenaga pendidik di sejumlah daerah di perbatasan, itu luar biasa apalagi kita punya keterbatasan. Jadi sinergitas seperti itulah yang harus tetap kita jaga untuk mendukung program pembangunan dalam menyejahterakan masyarakat," kata Antonius.

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Panglima TNI temukan 2000 jalan tikus di perbatasan

Komentar