Rupiah menguat terbawa surplus neraca perdagangan Oktober

Rupiah menguat terbawa surplus neraca perdagangan Oktober

Uang rupiah dan dolar AS. ANTARA/Shutterstocks/pri.

Rupiah ditutup menguat 11 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.077 per dolar
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat sore, ditutup menguat terbawa surplus neraca perdagangan pada Oktober 2019 sebesar 161,3 juta dolar AS.

Rupiah ditutup menguat 11 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.077 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.088 per dolar AS.

"Neraca perdagangan Oktober ekspektasinya defisit, ternyata datanya jauh lebih baik dari ekspektasi," kata analis Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Oktober 2019, neraca perdagangan surplus 161,3 juta dolar AS

Sementara itu, dari eksternal, sebagian besar masih bersifat negatif terutama terkait tarik ulur kesepakatan dagang AS dan China.

"Sentimen negatif dari eksternal antara lain ketidakjelasan negosiasi dagang AS Tiongkok dan terus melemahnya data-data ekonomi China," kata Rully.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp14.060 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.060 per dolar AS hingga Rp14.077 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.069 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.098 per dolar AS.

Baca juga: IHSG akhir pekan menguat ditopang surplus neraca dagang
Baca juga: Rupiah Jumat pagi kembali menguati

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI Papua siapkan 4,2 trilun rupiah uang kartal

Komentar