Polda Metro Jaya tangkap pelaku penyiraman cairan kimia di Jakbar

Polda Metro Jaya tangkap pelaku penyiraman cairan kimia di Jakbar

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Polisi Suyudi Ario Seto. ANTARA/Fianda Rassat

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya bersama tim gabungan menangkap satu pelaku teror penyiraman cairan kimia yang aksinya sangat meresahkan warga Jakarta Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto membenarkan kabar penangkapan pelaku.

"Iya sudah," kata Suyudi saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Petugas berhasil menangkap pelaku yang aksinya terekam CCTV di kawasan Jakarta Barat. Petugas dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya kemudian menyebarkan sketsa wajah pelaku.

Pelaku ditangkap tim gabungan Subdit Jatanras, Subdit Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat.

Saat ini pelaku ditahan di Polda Metro Jaya dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Baca juga: Polisi sebarkan sketsa wajah terduga pelaku penyiram cairan kimia
Baca juga: Ciri penyiram cairan kimia ke siswi SMP di Kembangan tertangkap CCTV


Dalam satu minggu terakhir, tiga peristiwa penyiraman cairan kimia telah terjadi di wilayah Jakarta Barat.

Kasus pertama dialami dua siswi SMPN 229 Jakarta Barat berinisial A dan PN yang sedang berjalan kaki di Jalan Kebon Jeruk Raya pada Selasa (5/11).

Disusul kemudian penyiraman cairan kimia kepada nenek pedagang sayuran di Taman Aries, Meruya Utara, Kembangan, pada 8 November.

Sedangkan kasus ketiga menimpa enam siswi SMPN 207 Kembangan. Keenamnya menjadi korban penyiraman cairan kimia sepulang sekolah di Jalan Mawar, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/11) sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca juga: Tim gabungan dibentuk untuk ungkap penyiraman cairan kimia ke siswi
Baca juga: Polda Metro selidiki penyiraman cairan kimia ke siswi SMP
Baca juga: Enam siswi SMP di Kembangan jadi korban penyiraman cairan kimia

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kasus Novel tidak mudah, Moeldoko minta masyarakat percaya Polri

Komentar