Wali Kota Jakbar imbau warga waspada penyiraman cairan kimia

Wali Kota Jakbar imbau warga waspada penyiraman cairan kimia

Sketsa wajah seorang pria yang diduga sebagai pelaku penyiraman cairan kimia terhadap dua siswi SMPN 229 Jakarta Barat. ANTARA/HO-Polda Metro Jaya

Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan setelah terjadi tiga peristiwa penyiraman cairan kimia terhadap beberapa anak sekolah dan seorang penjual sayuran.

"Semua pihak dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Rustam dalam pesan singkatnya di Jakarta, Sabtu.

Rustam menginginkan kewaspadaan pihak berwenang mulai dari aparat sipil hingga aparat keamanan ditingkatkan, terutama di saat jam-jam rawan kesempatan kejahatan terjadi.

Selain itu, dia mengimbau agar antarsesama warga Jakarta Barat peduli dan dengan kawasan di sekitarnya demi meminimalkan kejahatan.

Pelaku penyiraman cairan kimia kini ditangkap dan ditahan oleh Polda Metro Jaya. Rustam berharap pihak Kepolisian dapat segera mengungkap motifnya.

"Karena masalah ini sudah sangat meresahkan masyarakat," ujar dia.

Baca juga: Polda Metro Jaya tangkap pelaku penyiraman cairan kimia di Jakbar
Baca juga: Ciri penyiram cairan kimia ke siswi SMP di Kembangan tertangkap CCTV
Baca juga: Tim gabungan dibentuk untuk ungkap penyiraman cairan kimia ke siswi
Terduga pelaku penyiraman cairan kimia di Jakarta Barat terekam CCTV milik warga. (ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi)
Sebelumnya, enam siswi SMPN 207 Kembangan menjadi korban penyiraman cairan kimia sepulang sekolah di Jalan Mawar, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/11) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kejadian tersebut menjadi ketiga kalinya
​​ di Jakarta Barat. Pertama, penyiraman cairan kimia terhadap dua siswi SMPN 229 Kebon Jeruk pada 5 November 2019.

Disusul penyiraman cairan kimia kepada seorang nenek pedagang sayuran di Taman Aries, Meruya Utara, Kembangan pada 8 November.

Lalu enam siswi SMPN 207 Kembangan menjadi korban penyiraman cairan kimia sepulang sekolah di Jalan Mawar, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/11) sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca juga: Polda Metro selidiki penyiraman cairan kimia ke siswi SMP
Baca juga: Enam siswi SMP di Kembangan jadi korban penyiraman cairan kimia

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Suka Cita pedagang bunga saat lebaran tiba

Komentar