Inilah kronologi penangkapan dua terduga teroris di Sumut

Inilah kronologi penangkapan dua terduga teroris di Sumut

Sardan (49) saat menunjukkan lokasi petugas kepolisian menembak terduga teroris, di Jalan Desa Kota Datar, Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sabtu. ANTARA FOTO/Nur Aprilliana Br Sitorus.

Petugas polisi ngejar empat orang yang naik 'kereta' (sepeda motor). kalau enggak salah naik 'kereta matic'. Polisinya juga naik 'kereta'
Medan (ANTARA) - Tim Densus 88 Antiteror bersama dengan jajaran Polda Sumut menembak mati dua terduga teroris di Kota Datar, Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sabtu siang.
 
Keterangan salah seorang saksi mata bernama Sardan (49) saat dijumpai ANTARA di lokasi penangkapan, mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.
 
Saat itu, Sardan yang sedang duduk di depan rumahnya di Jalan Desa Kota Datar, Hamparan Perak, melihat beberapa pengendara sepeda motor sedang kejar-kejaran.

Baca juga: Seorang polisi luka dalam baku tembak dengan teroris di Deli Serdang
 
"Petugas polisi ngejar empat orang yang naik 'kereta' (sepeda motor). kalau enggak salah naik 'kereta matic'. Polisinya juga naik 'kereta'," ungkapnya.
 
Tepat di depan rumah Sardan, petugas berhasil memberhentikan empat orang tersebut. Namun, salah satu dari empat orang tersebut mengeluarkan pisau dan langsung menyabetkan ke tangan petugas.
Warga mengerumuni lokasi penangkapan terduga teroris di Jalan Desa Kota Datar, Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sabtu. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
 
Seketika itu juga, kata Sardan, petugas langsung menembak satu orang di bagian dada dan kakinya.
 
Petugas juga menembak dua orang lainnya pada bagian kaki karena berusaha melarikan diri. Sementara satu orang berhasil melarikan diri.

Baca juga: Densus 88-Polda Sumut tembak mati dua terduga teroris karena melawan
 
"Karena dia ngelawan lalu ditembak 'dor-dor', gitu. Yang satu orang lari ke sawah-sawah," ujarnya.
 
Lebih lanjut, Sardan mengaku melihat petugas menemukan senjata rakitan dari orang yang ditembak di bagian dadanya.
 
"Ada senjata gitu dari 'kereta' yang ditembak dadanya itu," ujarnya.
 
Beberapa saat kemudian, lanjut Sardan, beberapa petugas kepolisian lainnya datang dengan mengendarai mobil dan langsung membawa tiga orang yang berhasil diamankan.
 
Pantauan ANTARA dilokasi, saat ini sejumlah warga tampak memadati lokasi penangkapan.

Baca juga: Kapolda: pelaku terorisme memiliki modus tinggal di kontrakan

Baca juga: Polri tangkap 19 terduga teroris pascabom bunuh diri di Medan

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar