Bertambah jadi 18 orang ditangkap terkait bom bunuh diri di Medan

Bertambah jadi 18 orang ditangkap terkait bom bunuh diri di Medan

Petugas Kepolisian saat melakukan penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri, Jalan Marelan, Pasar 1 Rel, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Medan, Sumatera Utara, Rabu sore. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Medan (ANTARA) - Polisi menyatakan hingga Sabtu (16/11) total orang yang ditangkap terkait bom bunuh diri yang terjadi Markas Komando Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan berjumlah 18 orang.
 
"Total semuanya ada 18 orang yang terlibat dalam kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan," kata Kapolda Sumut ‎Irjen Pol Agus Andrianto kepada wartawan.
 
Ia menyebutkan, tim gabungan Densus 88 dan Polda Sumut akan terus melakukan pengembangan untuk mencari orang-orang yang terlibat dalam kasus bom bunuh diri tersebut.
 
"Kita akan terus lakukan upaya pengejaran terhadap jaringan kelompok ini dengan harapan bahwa kita bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.
 
Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di Makopolrestabes Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.
 
Ledakan yang diduga bom bunuh diri itu dilakukan seseorang berinisial RMN (24). Terduga pelaku meledakkan diri di sekitar kantin Polrestabes Medan. Akibatnya, enam orang terluka.

Baca juga: Kapolda Sumut sebut 9 orang berpotensi tersangka kasus bom Medan

Baca juga: Kapolda: pelaku terorisme memiliki modus tinggal di kontrakan

Baca juga: Seorang polisi luka dalam baku tembak dengan teroris di Deli Serdang

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar