Menhub tinjau berkala LRT Sumsel pastikan layanan membaik

Menhub tinjau berkala LRT Sumsel pastikan layanan membaik

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau secara berkala LRT Sumatera Selatan. ANTARA/HO Kemenhub/am.

Saya menjadikan LRT di Palembang ini sebagai contoh pengoperasian kereta api dalam kota ...
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terus meninjau secara berkala pengoperasian Light Rapid Transit Sumatera Selatan (LRT Sumsel) untuk memastikan pelayanannya semakin baik.

Menhub meninjau LRT Sumsel di Palembang, Minggu.

"Saya menjadikan LRT di Palembang ini sebagai contoh pengoperasian kereta api dalam kota karena LRT pertama kali di Indonesia ada di Palembang. Maka secara periodik dua bulan sekali saya pantau agar pelayanannya semakin baik," jelas Menhub Budi Karya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menhub mengatakan, saat ini tingkat keterisian LRT telah meningkat menjadi 40 persen.

Ia menuturkan hal tersebut dapat dicapai karena sejak dua bulan lalu sudah dilakukan upaya-upaya optimalisasi layanan LRT Sumsel, seperti waktu tempuh perjalanan yang lebih singkat dari 60 menit menjadi 47 menit Stasiun Bandara ke Stasiun DJKA, waktu kedatangan antarkereta (headway) dari 30 menit menjadi 18 menit, frekuensi perjalanan LRT dalam sehari yang semula 58 perjalanan meningkat menjadi 78 perjalanan.

Baca juga: Dukung pariwisata, Kemenhub mulai 2020 bangun tiga dermaga di Bali

"Ditambah lagi kebijakan Gubernur Sumatera Selatan yang menerapkan program minimal satu kali/bulan bagi PNS untuk naik LRT Sumsel. Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi yang baik dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Ditjen Perkeretaapian, sejak dioperasikannya pada Juli 2018, jumlah penumpang LRT Sumsel telah mencapai lebih tiga juta orang per November 2019. Untuk rata-rata harian jumlah penumpang yang diangkut pada Oktober mencapai 7.276 penumpang per hari.

Sementara itu untuk rata-rata harian penumpang, tercatat jumlah penumpang yang diangkut pada akhir pekan (weekend) lebih tinggi dari pada hari biasa (weekedays) yaitu mencapai 10.207 penumpang pada akhir pekan dan 6.256 penumpang pada hari biasa.

Budi menambahkan tingkat keterisian penumpang menujukan tren yang meningkat setiap bulan.

“Saya terus ingatkan kepada Dirjen Perkeretaapian dan jajaran untuk terus berupaya meningkatkan aspek keselamatan dan layanan LRT ini agar semakin banyak lagi masyarakat yang menggunakan LRT Sumsel," katanya.
Baca juga: Pemangkasan waktu tempuh LRT Sumsel efektif tingkatkan okupansi

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jemaah haji dan umrah bisa gunakan Bandara Kertajati mulai 2020

Komentar