IHSG awali pekan di zona merah

IHSG awali pekan di zona merah

Pengunjungi mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (15/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat 0,48 persen atau 29,39 poin di level 6.128,34 dari level penutupan perdagangan sebelumnya bersamaan dengan penguatan mayoritas indeks saham di Asia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Pekan ini pelaku pasar masih akan mencerna perkembangan perang dagang
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali pekan ini, Senin di zona merah di tengah penguatan bursa saham Asia.

IHSG Senin pagi dibuka melemah 1,93 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.126,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 1,24 poin atau 0,13 persen menjadi 974,13.

"Pekan ini pelaku pasar masih akan mencerna perkembangan perang dagang," kata Direktur PT Anugerah Mega Investama  Hans Kwee di Jakarta, Senin.

Baca juga: IHSG Senin pagi dibuka melemah 1,93 poin
Baca juga: IHSG akhir pekan menguat ditopang surplus neraca dagang

Pada akhir pekan lalu, optimisme muncul terkait solusi perang dagang menyusul pernyataan penasihat ekonomi Pemerintah AS Larry Kudlow yang menyatakan Washington dan Beijing sudah mendekati perjanjian perdagangan.

Larry mengatakan pembicaraan sangat konstruktif dengan China untuk mengakhiri perang dagang yang sudah berlangsung 16 bulan.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China Gao Feng juga mengatakan kedua negara mengadakan diskusi mendalam tentang kesepakatan fase pertama, tetapi mencatat penarikan kembali beberapa tarif adalah kunci untuk mencapai kesepakatan.

"Terkait perang dagang, semua bisa berubah dengan sangat cepat dari optimis menjadi kekhawatiran di pasar. Sudah sering pelaku pasar dikecewakan kegagalan perundingan kedua negara, biarpun sebelumnya berita positif tentang perundingan dagang," ujar Hans Kwee.

Ia menambahkan ada harapan bahwa AS akan menunda keputusan penerapan tarif tambahan terhadap impor kendaraan dari Uni Eropa hingga enam bulan.

"Perang dagang bisa melebar ke Uni Eropa dan Jepang setelah AS hampir menemukan kesepakatan dengan China," katanya.

Sementara itu, harapan penurunan bunga pada akhir tahun memudar setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengindikasikan kemungkinan penghentian penurunan suku bunga AS dalam kesaksian selama dua hari di hadapan Kongres AS.

Jerome Powell kembali menegaskan bahwa gambaran pertumbuhan ekonomi AS terlihat berkelanjutan sehingga jalur penurunan suku bunga tidak akan berubah selama ekonomi terus bertumbuh.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 61,7 poin atau 0,26 persen ke 23.365, indeks Hang Seng melemah 249,9 poin atau 0,95 persen ke 26.576,6, dan indeks Straits Times menguat 7,8 poin atau 0,24 persen ke posisi 3.246,66.

Baca juga: Bursa Saham Tokyo dibuka datar, akibat aksi ambil untung

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar