PU: Alat berat atasi amblesnya jalan penghubung Sampit-Pangkalan Bun

PU: Alat berat atasi amblesnya jalan penghubung Sampit-Pangkalan Bun

Kondisi jalan Jendral Sudirman km 124 Sampit-Pangkalan Bun di Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Seruyan ambruk, Senin, (18/11/2019). ANTARA/Handout/aa.

Insya Allah malam ini sudah bisa difungsionalkan atau dilintasi kendaraan
Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalimantan Tengah Shalahuddin mengaku, alat berat telah dikerahkan untuk menangani amblesnya Jalan Jendral Sudirman Km 124 Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan.

"Kerusakan itu sudah langsung dilakukan penanganan darurat dari pihak Balai. Insya Allah malam ini sudah bisa difungsionalkan atau dilintasi kendaraan," kata Shalahuddin melalui pesan singkat kepada wartawan di Palangka Raya, Senin.

Informasi yang diterima PUPR Kalteng, kerusakan Jalan Sudirman yang menghubungkan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat itu akibat amblesnya bekas gorong-gorong aramco.

Setelah mendapat informasi tersebut pihak PPK PUPR Kalteng pun langsung mengerahkan exsavator. Di mana alat berat tersebut dipergunakan untuk melakukan penimbunan di sekitar ambruknya jalan tersebut.

Baca juga: Curah hujan tinggi, jalan Sampit-Pangkalan Bun ambruk
Baca juga: Jalur nasional perlintasan Paseh di Sumedang ambles

"Petugas di lapangan sedang berupaya mempercepat melakukan penimbunan, agar jalan yang amblas itu bisa segera difungsionalkan. Malam ini sudah bisa digunakan lah sementara, sebelum dilakukan penanganan secara optimal," demikian Shalahuddin.

Akibat curah hujan tinggi membuat Jalan Jendral Sudirman Km 124 Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah ambles dan membuat arus lalu lintas menjadi terganggu.

Anggota DPRD Seruyan Muhammad Aswin yang berada di lokasi memperkirakan amblesnya jalan tersebut karena padatnya arus lalu lintas dan usia gorong-gorong yang cukup lama, ditambah lagi curah hujan yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan sebagian ambruk.

"Akibat kejadian tersebut tidak ada korban, hanya saja arus lalu lintas saat ini masih terganggu," singkat Aswin.

Baca juga: Hujan di Jakarta, truk terjebak di jalan ambles di Palmerah
Baca juga: Jalan Gubeng Surabaya ambles sedalam 8 meter
Baca juga: Jalan Yogya-Wonosari ambles

Pewarta: Kasriadi/Jaya W Manurung
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jalan penghubung 3 kabupaten di Jateng ambles

Komentar