PLN Sumbar bantu LSM penangkar penyu

PLN Sumbar bantu LSM penangkar penyu

Ilustrasi - Anak tukik yang baru menetas di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kota Pariaman. (Antara Sumbar/Aadiat M Sabir)

PainanĀ  (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat membantu Laskar Turtle Camp yang merupakan komunitas pecinta lingkungan di Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, sebesar Rp227 juta pada Selasa.

"Laskar Turtle Camp aktif menangkar penyu yang merupakan salah satu satwa dilindungi," kata Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang, Jeffri Husni mewakili General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat, Bambang Dwiyanto di sela-sela kegiatan di Kecamatan Sutera.

Pihaknya menyatakan bantuan tersebut merupakan program bina lingkungan dan sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap perlindungan satwa langka.

Bantuan tersebut merupakan upaya mewujudkan misi PLN dalam menjalankan bisnis kelistrikan yang berwawasan lingkungan.

Baca juga: Petugas penangkaran penyu Pariaman siap dampingi pengunjung Lebaran

Baca juga: Populasi penyu di Sumbar 30 ribu ekor


Bantuan untuk Laskar Turtle Camp diberikan berturut-turut sejak 2017 sebesar Rp236 juta dan pada 2018 berjumlah Rp126 juta.

"Jadi PLN tidak cuma jual listrik saja, tapi melalui bantuan ini kami juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli ke alam," katanya.

Melalui bantuan itu, pihaknya berharap masyarakat sekitar semakin peduli dengan aset PLN sehingga listrik tetap tersambung dengan maksimal untuk mendukung berbagai keperluan.

"Harapannya warga sekitar semakin peduli serta bersama-sama menjaga aset PLN untuk kepentingan dan kenyamanan bersama. Jika melihat ada yang merusak atau tindakan pencurian listrik atau jika ada pohon milik warga yang mendekati jaringan Tegangan Menengah 20kV silakan lapor ke unit terdekat atau hubungi 123," katanya.

Sementara itu, Ketua Laskar Turtle Camp, Haridman, menyebut bantuan dari PLN akan digunakan untuk pembuatan gedung mini amphitheater, toilet, pondok diskusi, memperbaiki sarana galeri, pembuatan website dan penyediaan kapal dengan tenaga listrik.

"Kami ucapkan terimakasih kepada PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat yang telah banyak membantu keberlangsungan konservasi yang kami kelola," ujarnya.

Bantuan secara berkelanjutan dari PLN itu menjadikan kawasan yang dikelolanya semakin bagus sehingga banyak orang tertarik untuk berkunjung dan telah berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.*

Baca juga: 12 penyu dilepaskan di laut Sumbar

Baca juga: DKP Sumbar Lepas 10.000 Ekor Penyu Setiap Tahun

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masyarakat antusias menjajal motor listrik

Komentar