Saham Tokyo datar karena kekhawatiran perdagangan, kenaikan Nasdaq

Saham Tokyo datar karena kekhawatiran perdagangan, kenaikan Nasdaq

Wanita Jepang mengenakan kimono hadir di Bursa Efek Tokyo. ANTARA/REUTERS/K. Kyung-Hoon/am.

Saham-saham transportasi laut dan penambangan memimpin penurunan yang signifikan,...
Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka cenderung datar pada perdagangan Rabu pagi, karena investor menjual di tengah kekhawatiran atas prospek pembicaraan perdagangan utama, sementara yang lain membeli didorong kenaikan Indeks Komposit Nasdaq semalam.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun tipis 0,05 persen atau 11,61 poin, dari tingkat penutupan Selasa (19/11/2019), menjadi diperdagangkan di 23.281,04 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo turun 1,26 poin, atau 0,07 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.695,47 poin.

Baca juga: Menperin sebut sejumlah industri Jepang siap investasi di Indonesia

Saham-saham transportasi laut dan penambangan memimpin penurunan yang signifikan, sementara saham-saham logam non-besi dan transportasi udara memperoleh keuntungan terbesar di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Kekhawatiran tentang prospek perundingan perdagangan AS-China kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump pada Selasa (19/11/2019) mengancam akan meningkatkan perang dagang dengan menaikkan tarif impor barang-barang China jika tidak ada kesepakatan yang dicapai dengan Beijing.

Akibatnya, indeks Dow Jones Industrial Average turun 102,20 poin atau 0,36 persen, menjadi berakhir di 27.934,02 poin. Indeks S&P 500 berkurang 1,85 poin atau 0,06 persen, menjadi ditutup pada 3.120,18 poin. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 20,72 poin atau 0,24 persen, menjadi 8.570,66 poin. Baca juga: Saham Tokyo ditutup lebih rendah tertekan kenaikan yen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar