Nur Vinata rebut medali emas angkat besi Popnas

Nur Vinata rebut medali emas angkat besi Popnas

Lifter putri pelajar SMK 2 Mei Pringsewu, Lampung Nur Vinata Sari merebut medali emas angkat besi kelas 59 kg, pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 di Jakarta, Rabu (20/11/2019). ANTARA/HO/Tim Popnas Lampung

Bandarlampung (ANTARA) - Lifter putri pelajar SMK 2 Mei Pringsewu, Lampung Nur Vinata Sari merebut medali emas cabang olahraga angkat besi kelas 59 kg pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 di Jakarta, Rabu.

Pada kejuaraan Popnas 2019 cabang olahraga angkat besi yang berlangsung di Gelanggang Olaraga Remaja (GOR) Jakarta tersebut, Nur berhasil mengangkat total angkatan 156 kg.

"Total angkatan itu terdiri dari angkatan snatch 70 kg dan clean jerk 86 kg," kata salah satu ofisial Lampung di Popnas 2019, Marsum dalam keterangan resminya.

Baca juga: Pelari Sulut raih dua emas di Popnas XV

​Sementara itu untuk medali perak direbut lifter asal Sumatera Selatan Apriza dengan total angkatan 150 kg. Sedangkan medali perunggu direbut atlet asal kontingen Jawa Tengah Yunersi Novittasari dengan total angkatan 146 kg.

Emas yang diraih oleh Nur Vinata Sari, kata Marsum diharapkan menjadi pemacu semangat bagi atlet Lampung yang lain untuk meraih prestasi puncak pada kejuaraan yang seharusnya digelar di Papua itu.

Selama ini, Lampung memang dinobatkan sebagai lumbung atlet angkat besi. Saat ini banyak atlet asal Lampung yang menjadi tumpuan Indonesia yang salah satunya lifter Eko Yuli Irawan.

Berikut daftar lima besar perolehan sementara medali Popnas 2019 hingga pukul 18.30 WIB :
​​(Provinsi, Emas, Perak, Perunggu)

1. Jakarta 13 14 12

2. Jatim 12 8 14

3. Jabar 10 16 13

4. Bali 5 3 6

5. Lampung 4 3 3

Baca juga: Jawa Timur borong tiga emas atletik di hari kedua Popnas

Baca juga: Lifter Kaltim Muhammad Faathir pecahkan rekor dunia remaja di Popnas

Baca juga: Jabar, Jambi, dan Sulteng berbagi emas di dayung rowing Popnas

 

Pewarta: Agus Wira Sukarta
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Eko Yuli Irawan, Hercules dari Lampung

Komentar