Bank sampah Sunter Agung tawarkan empat produk ke nasabah

Bank sampah Sunter Agung tawarkan empat produk ke nasabah

Pengelola Bank Sampah RW 05 Sunter Muara menawarkan empat produk hasil penjualan sampah kepada nasabah di Keluarahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (20/11/2019). ANTARA/Fauzi Lamboka

Empat produk sampah yang ditawarkan yaitu Sedarah, Bang Jali, Sembako dan ATM Ku...
Jakarta (ANTARA) - Pengelola Bank Sampah RW 05 Sunter Muara, Keluarahan Sunter Agung, Jakarta Utara menawarkan empat produk hasil penjualan sampah kepada nasabah.

"Empat produk itu Sedarah, Bang Jali, Sembako dan ATM ku," jelas Wakil Ketua Pengelola, Abdul Aziz di Sunter Muara, Jakarta, Rabu.

Aziz menjelaskan produk Sedarah atau sehat dengan sampah yakni hasil penukaran sampah ditukarkan dengan layanan cek darah hingga pengobatan gratis.

Produk Bang Jali atau buang sampah jadi listrik, dimana hasil penukaran sampah ditukarkan dengan layanan pembelian token atau pembayaran listrik.

Produk Sembako atau sampah jadi bahan pokok dalam bentuk voucher pembelian bahan pokok hingga produk ATM-K

Bank Sampah Malang layak jadi contoh nasional

u atau sampah jadi uang tunai.
Baca juga: Nabung sampah di Kecamatan Koja bisa liburan ke luar negeri

"Semua produk itu dalam bentuk tabungan yang bisa dinikmati dua bulan sekali, tergantung berapa banyak tabungan sampah warga," jelas Aziz.

Dalam mengelola Bank Sampah, Aziz bekerjasama dengan beberapa pengurus karang taruna Sunter Muara dalam bentuk tim kerja. Setiap orang memiliki tugas dan tanggungjawab masing-masing diantaranya menjemput sampah di rumah warga, memilah dan memilih sampah hingga penjualan.

"Setiap nasabah punya buku tabungan," ujar Aziz.

Pengelola membeli sampah dari masyarakat di antaranya botol, kardus, kertas, kaleng hingga besi tua. Dalam sebulan, pengelola bisa mengumpulkan hingga 300 kilogram sampah.

Ketua RW 05, Nurus Shobah mengatakan program Bank Sampah telah diluncurkan sejak enam bulan lalu dengan tujuan menjadi wahana laboratorium wirausaha bagi generasi muda, khsusunya karang taruna.

"Walaupun nasabahnya masih sedikit, tetapi kami optimis akan terus bertambah sebagai salah satu upaya menjaga lingkungan," jelas Nurus.
Baca juga: Bank sampah mampu menghasilkan miliaran rupiah
Baca juga: Nabung sampah, edukasi kebersihan, sampai inklusi keuangan


Sementara itu, Lurah Sunter Agung Danang Widjanarko mengatakan program Bank Sampah di wilayahnya merupakan upaya untuk mengajak masyarakat, agar dapat memilah sampah dimulai dari rumah tangga.

Bank Sampah merupakan salah satu program bantuan dana tanggung jawab sosial (CSR) PT Indonesia Power UPJP Priok, anak usaha Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Selain Bank Sampah, program CSR lainnya dari Indonesia Power UPJP Priok di RW 05 Sunter Muara sejak tahun 2018 yakni taman hati PKK, rumah produksi Mak Demplon hingga penambahan fasilitas ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Sunter Muara.
Baca juga: Program bank sampah pencegah banjir diluncurkan
Baca juga: Kader lingkungan mendapat penghargaan dari perusahaan

 

Pewarta: Fauzi
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar