Akui pakai narkoba, hasil tes urine Erika Sawajiri negatif

Akui pakai narkoba, hasil tes urine Erika Sawajiri negatif

Erika Sawajiri (instagram/erika.sawajiri.erika)

Jakarta (ANTARA) - Hasil tes urine aktris Jepang Erika Sawajiri dalam pemeriksaan narkoba MDMA dan obat terlarang lainnya terbukti negatif, kata polisi, Rabu.

Dilansir Kyodo, Erika Sawajiri sebelumnya ditangkap karena memiliki narkoba sintetis MDMA di rumahnya.

Pekan lalu, pemeran drama "One Litre of Tears" ini mengatakan pada penyelidik bahwa dia mendapatkan narkoba MDMA di acara klub malam beberapa pekan lalu. Sebelumnya, dia sudah pernah memakai mariyuana, LSD, kokain dan MDMA alias ekstasi.

Baca juga: Usai ditangkap polisi, aktris Jepang Erika Sawajiri akui pakai narkoba

MDMA biasanya keluar dari sistem tubuh dalam waktu dua hingga tiga hari setelah dikonsumsi, dan Erika Sawajiri secara sukarela menjalani pemeriksaan pada Sabtu lalu, hari ketika ia ditangkap polisi.

Polisi sedang menganalisa data dalam handphone Erika untuk mengetahui sumber narkoba yang didapat sang aktris.

"Saya pertama kali memakai narkoba lebih dari 10 tahun lalu dan saya memakai mariyuana, LSD serta kokain," kata seorang sumber mengutip pernyataan Erika pada polisi.

Polisi menggerebek rumahnya di Tokyo, Sabtu pagi, ketika dia kembali dari klub malam di Shibuya, lalu menemukan 0,09 gram bubuk mengandung MDMA.

Polisi tidak menemukan narkoba jenis lain di rumahnya.

MDMA adalah obat terlarang terkenal di kalangan anak muda.

Erika Sawajiri dikenal di Asia saat membintangi drama "1 Litre of Tears" (2005) yang juga pernah tayang di televisi Indonesia pada 2007.

Baca juga: Erika Sawajiri sudah lebih dari 10 tahun pakai narkoba

Baca juga: Erika Sawajiri ditangkap akibat kepemilikan narkoba

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Narkoba dari Malaysia, Kapolda Kaltim fokus jaga laut

Komentar