Bursa saham Australia terpukul keras untuk sesi kedua berturut-turut

Bursa saham Australia terpukul keras untuk sesi kedua berturut-turut

Bendera Australia dan bursa Efek Autralia dengan panah merah turun. ANTARA/Shutterstock/pri (Shutterstock)

Produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Woodside Petroleum turun 1,15 persen
Sydney (ANTARA) - Bursa saham Australia ditutup melemah pada perdagangan Kamis, terpukul keras pada sesi kedua berturut-turut karena ketegangan perdagangan terus membebani indeks lokal.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 49,50 poin atau 0,74 persen menjadi 6.672,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 50,60 poin atau 0,74 persen menjadi 6.777,70 poin.

Dengan kerugian terberat dalam sekitar tujuh minggu pada Rabu (20/11/2019), sesi hari ini sama-sama merusak.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot dengan Commonwealth Bank turun 0,34 persen, Westpac Bank turun 1,99 persen, National Australia Bank turun 0,30 persen dan ANZ turun 0,36 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah dengan BHP turun 1,37 persen, Rio Tinto turun 1,18 persen dan Fortescue Metals naik 1,83 persen, namun penambang emas Newcrest naik 0,16 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Woodside Petroleum turun 1,15 persen, Santos turun 1,62 persen dan Oil Search turun 0,97 persen.

Rantai supermarket terbesar di Australia menyusut dengan Coles Group turun 0,76 persen dan Woolworths turun 0,89 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,56 persen, operator penerbangan nasional Qantas jatuh 2,50 persen dan perusahaan biomedis CSL berkurang 1,17 persen.

Baca juga: Bank-bank menyeret pasar saham Australia ke kerugian besar
Baca juga: Bursa saham Australia dibuka turun, dipicu harga minyak jatuh

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar