BGR Logistics luncurkan aplikasi BGR Access

BGR Logistics luncurkan aplikasi BGR Access

Direktur Utama BGR Logistics, M. Kuncoro Wibowo meluncurkan aplikasi BGR acces di Jakarta, Kamis (21/11/2019). ANTARA/HO-BGR Logistics

Tidak hanya aplikasi, namun BGR Access juga telah membangun ekosistem logistik dalam pemindahan barang bekas elektronik milik masyarakat tersebut.
Jakarta (ANTARA) - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Logistik di Indonesia meluncurkan aplikasi BGR acces yang dapat membantu serta memudahkan masyarakat untuk membuang ataupun mengeluarkan barang bekas elektronik karena sudah rusak ataupun tidak digunakan.

"Peluncuran aplikasi ini menjawab kebutuhan masyarakat yang kesulitan membuang barang bekas elektronik yang dimiliki. Hal ini sejalan dengan komitmen BGR Access yang ingin memberikan manfaat secara ekonomi, menjaga lingkungan, dan menggandeng masyarakat untuk menambah penghasilan, serta sesuai dengan tagline perusahaan sebagai Digtal Logistics Company," kata Direktur Utama BGR Logistics, M. Kuncoro Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Tidak hanya aplikasi, namun BGR Access juga telah membangun ekosistem logistik dalam pemindahan barang bekas elektronik milik masyarakat tersebut. Untuk memperlancar proses logistik, BGR Access telah bekerja sama dengan Grab dan Triplogic, yang bertindak sebagai picker yang mengambil barang dari customer dan diantar ke Mitra BGR Access.

Ekosistem selanjutnya adalah Mitra BGR Access, dapat berupa perorangan, UMKM, ataupun kelompok masyarakat yang berperan menyediakan tempat untuk meletakkan sementara barang bekas elektronik dari masyarakat sebelum nantinya diambil oleh transporter BGR Logistics untuk dibawa ke pengolahan.

Baca juga: BGR Logistics raih penghargaan pada BUMN Branding & Marketing Award

“Kami saat ini tengah menggandeng BRI yang memiliki banyak agen BRILink di Jakarta dan juga Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta yang membina ribuan bank sampah di Jakarta,” kata Kuncoro.

Kuncoro, menambahkan bahwa semua kegiatan yang terjadi pada aplikasi in, akan berlangsung secara digital dan telah diolah oleh sistem. Atas semua usaha yang dilakukan oleh pengguna dan mitra, kami memberikan dana kompensasi, yang dapat langsung dilihat pada aplikasi BGR Access. “Sangat memudahkan, pengguna dan mitra cukup melihat informasi pada aplikasi atas perkiraan besaran dana kompensasi yang akan didapat, tidak perlu timbang-menimbang barang lagi,” ungkapnya.

Selain Grab dan Triplogic, yang membantu ekosistem BGR Access, untuk layanan transfer dana milik pelanggan ataupun mitra atas transaksi yang terjadi, BGR juga menggandeng Bank BRI yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pada hari ini dan Bank BCA.

"Selain itu kami juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan LinkAja yang akan memberikan variasi pilihan transfer saldo milik pengguna BGR Access," katanya..

Kuncoro menyebutkan bahwa layanan BGR Access tidak akan berhenti sampai pada barang bekas elektronik. Pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah layanan logistik balikan lainnya yang akan memberikan manfaat lebih besar dan juga layanan e-commerce yang akan mempermudah pengguna mendapatkan komoditas pangan dan bahan makanan pokok.

Saat ini, aplikasi tersebut sudah dapat diunduh masyarakat di telepon pintar berbasis android terlebih dahulu. Sementara itu, aplikasi BGR Access baru dapat digunakan untuk pengguna yang berlokasi di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi terlebih dahulu. Setelah itu, secara bertahap layanan BGR Access akan melayani masyarakat lebih luas.

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kurangi limbah elektronik dengan BGR Access

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar