Tak cuma "dance", Why Don't We juga tampil akustikan

Tak cuma "dance", Why Don't We juga tampil akustikan

Penampilan Why Don't We dalam "8 Letters Tour in Jakarta" yang dihelat di The Kasablanka Hall, mal Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (21/11/2019). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Jakarta (ANTARA) - Boy band asal California, Amerika Serikat yakni Why Don't We (WDW) sukses tampil perdana di Indonesia melalui tur "8 Letters Tour" yang dihelat di The Kasablanka Hall, mal Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (21/11) malam.

Tak hanya tampil memukau dengan koreografi dance-nya yang energik, grup dengan lima personel itu juga menghibur para Limelights, julukan penggemar WDW di Jakarta secara akustik pada turnya kali ini.

"Ini adalah penampilan spesial kami berlima bermain insturmen musik. Sudah lama sekali sejak kita bermain alat musik bersama," kata salah satu personel, Corbyn Besson.

Jonah Marais tampil bermain keyboard, Jack Avery, Corbyn Besson, dan Zach Herron memainkan gitar, sedangkan Daniel Seavey dengan lihai memainkan alat musik cello.

Besson lalu sedikit bercerita mengenai awal mula mereka bermain alat musik bersama beberapa waktu sebelum mereka memulai debut sebagai grup vokal pria.

"Aku ingat betul sepertinya terakhir kita memainkan alat musik adalah ketika kita manggung di bar dan ditonton sekitar 30 orang," lanjut Besson.

Kelima personel boy band itu kemudian tampil secara akustik, membawakan salah satu lagu terbaru mereka, "What Am I". Para Limelights pun tergugah untuk bernyanyi bersama idolanya itu.

"Terima kasih sudah membuat kita ada hingga sejauh ini dan bertemu kalian semua," tutup Besson.

Why Don't We merupakan boy band asal Amerika Serikat yang dibentuk pada bulan September 2016. Grup yang digawangi oleh Jonah Marais, Corbyn Besson, Daniel Seavey, Jack Avery, dan Zach Herron ini memulai debut mereka melalui single "Taking You".

Pada Agustus 2018, Why Don't We akhirnya mengeluarkan debut album pertama mereka yang berjudul "8 Letters", dibawah naungan label Atlantic Records. Di sepanjang 2019, WDW merilis single baru di setiap bulannya, seperti "Cold in LA", hingga "Mad at You".

Tur dunia mereka sendiri dimulai di Amerika Utara dan Canada seperti di New York, Chicago, Los Angeles dan Toronto, dengan tiketnya yang selalu habis terjual dalam waktu singkat. WDW juga disebut sebagai "emerging artist" oleh majalah The Rolling Stones.


Baca juga: The Overtunes buka konser Why Don't We dengan lagu pilihan fans

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar