Daop Surabaya waspadai 4 jalur rawan kereta api saat hujan

Daop Surabaya waspadai 4 jalur rawan kereta api saat hujan

Ilustrasi: Kereta Api Ranggajati melintas di jalur baru di Desa Pandawangi, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (29/10/2019). (ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIF)

Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, kami mengantisipasi datangnya musim hujan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019/2020 dengan meningkatkan pengawasan di empat jalur kereta api dan menyiagakan petugas ekstra
Surabaya (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mewaspadai empat jalur rel kereta api yang rawan di wilayah itu saat musim hujan tiba, dengan menyiapkan alat material untuk siaga serta menyiagakan petugas ekstra di jalur tersebut.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, mengatakan empat jalur kereta api yang menjadi fokus penyiagaan petugas masing-masing Stasiun Babat Lamongan, Stasiun Mojokerto, Stasiun Bangil, serta Stasiun Wlingi.

"Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, kami mengantisipasi datangnya musim hujan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019/2020 dengan meningkatkan pengawasan di empat jalur kereta api dan menyiagakan petugas ekstra," kata Suprapto kepada wartawan.

Petugas yang disiapkan, kata dia, di antaranya 37 petugas penilik jalan, ekstra, 83 penjaga jalan lintas ekstra, dan 7 petugas posko daerah ekstra.

"Total ada 127 petugas unit jalan rel yang disiagakan untuk mengamankan perjalanan kereta api sepanjang jalur rel di lintas Daop 8 Surabaya," katanya.

Selain itu, untuk memastikan keandalan jalur rel kereta api Daop 8 Surabaya juga menyiapkan alat material berupa batu balas/kricak, bantalan rel, pasir dan sebagainya.

"Ini semua, untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api," kata Suprapto.

Untuk petugas keamanan, Daop 8 Surabaya menyiapkan 591 personel keamanan yang terdiri dari 153 personel Polsuska, 433 personel keamanan, dan 5 personel pembinaan dari Polda, serta bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 130 personel ditambah 4 anjing pelacak (K9).

"Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara keliling melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti depo lokomotif dan kereta," tuturnya.

Suprapto menjelaskan upaya ini sebagai komitmen KAI agar agenda libur nasional bisa berjalan lancar dan sukses.

"Kami secara internal yang terdiri dari para komisaris, direksi, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan kepolisian juga akan turun langsung melakukan inspeksi ke sejumlah stasiun pada tanggal 10 hingga 12 Desember 2019," katanya.

Baca juga: KAI : 22 dan 29 Desember tanggal favorit pada libur Natal -Tahun Baru
 

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

LRT Jakarta Fase II akan mulai dibangun awal 2020

Komentar