BPS Jateng butuh 60.000 petugas Sensus Penduduk 2020

BPS Jateng butuh 60.000 petugas Sensus Penduduk 2020

Kepala BPS Jateng Sentot Bangun Widoyono. ANTARA/I.C.Senjaya.

Diutamakan penduduk lokal sesuai dengan domisili atau tempat tinggalnya
Semarang (ANTARA) - Badan Pusat Statistis (BPS) Jawa Tengah membutuhkan sekitar 60.000 petugas untuk mendukung pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di daerah itu. 

Kepala BPS Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono di Semarang, Jumat, mengatakan, proses rekrutmen petugas Sensus akan mulai dilaksanakan pada Maret 2020 dan pada Juli 2020 sudah akan mulai bertugas.

Menurut dia, petugas yang akan direkrut merupakan warga setempat di mana mereka akan ditugaskan sesuai dengan domisilinya.

"Diutamakan penduduk lokal sesuai dengan domisili atau tempat tinggalnya," katanya.

Ia menyebutkan terdapat dua metode sensus yang akan dilakukan nantinya.

Metode sensus secara daring akan dilaksanakan mulai Februari hingga Maret 2020.

Masyarakat yang akan disensus bisa mengakses laman www.sensus.bps.go.id.

Baca juga: BPS laksanaan Sensus Penduduk 2020 menggunakan teknologi informasi

Sementara bagi penduduk yang tidak melaksanakan sensus secara daring, kata dia, tetap akan dikunjungi dari rumah ke rumah oleh petugas.

Metode sensus secara daring, lanjut dia, diharapkan mempermudah dan mempercepat pelaksanaan sensus.

Baca juga: BPS sebut tingkat pengangguran Agustus 2019 turun jadi 5,28 persen

"Untuk yang daring ditargetkan partisipasinya sekitar 25 persen," katanya.

Sementara metode sensus dengan mendatangi langsung responden juga tetap dilakukan mengingat adanya keterbatasan akses masyarakat secara daring.

Baca juga: BPS catat pertumbuhan ekonomi NTB tertinggi keempat di Indonesia

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar