Langkah Shinta Ceysaria di kejuaraan dunia boling terhenti

Langkah Shinta Ceysaria di kejuaraan dunia boling terhenti

Kualifikasi 24 besar 55th QubicaAMF World Cup 2019 di Venue Bowling Jakabaring Palembang, Jumat (22/11/2019). ANTARA/Aziz Munajar

Palembang (ANTARA) - Langkah peboling putri Indonesia Shinta Ceysaria Yunita harus terhenti di babak kualifikasi 24 besar 55th QubicaAMF World Cup 2019 Palembang, Jumat karena hanya berada di peringkat ke 18 dan dipastikan gagal melaju ke 8 besar.

Pada kualifikasi 24 besar kategori putri, Shinta mengumpulkan total poin 6102 dari 32 gim, ia mencatatkan skor tertinggi 255 dengan average 190,69 dan cut -249.

"Saya minta maaf kepada yang sudah dukung karena belum bisa tembus ke 8 besar. Ke depan saya akan perbanyak latihan supaya lebih baik lagi," kata Shinta Ceysaria Yunita usai pertandingan.

Baca juga: Peboling putri Indonesia lolos kualifikasi QubicaAMF World cup

Shinta sempat berada di peringkat 13 dengan poin 5021 pada gim ke 26 dari sebelumnya peringkat 14 saat gim ke 25. Namun, memasuki gim ke-27 hingga ke-32 Shinta tidak mampu mencapai posisi 8 besar bahkan terus turun hingga posisi 18.

Tingkat kelicinan minyak pada garis landasan bola, kata Shinta menjadi kesulitan tersendiri karena level minyak yang digunakan selama latihan dengan saat pertandingan sangat berbeda dan ia mengaku belum terbiasa dengan perbedaan tersebut.

"Saya sulit menemukan jalur bola yang tepat sejak awal gim. Bisa diperhatikan tiga gim pertama saya itu jelek, entah memang bola yang tidak cocok atau lemparan saya kurang sip tapi ya saya coba intropeksilah," kata Shinta menambahkan.

Meski baru pertama kali turun pada kejuaraan dunia QubicaAMF yang diikuti 77 negara tersebut, Shinta merasa beruntung dapat lolos ke babak 24 besar dengan menghadapi para peboling pro dunia. Ia sendiri menjagokan peboling asal USA, Kelly Kullick menjadi juara tahun ini.

Sementara itu pelatih kepala boling Indonesia, Gatot Arya Nugroho, mengakui peluang Shinta ke babak 8 besar memang kecil lantaran jarak poin ke garis 8 besar cukup jauh.

"Dia kemarin peringkat 14 waktu lolos 24 besar, jadi untuk naik ke posisi 8 besar memang terlalu jauh meskipun saya tetap minta dia terus main habis-habisan dan dia harus berlatih lebih banyak lagi," kata Gatot.

Berdasarkan hasil kualifikasi 24 besar, ada 8 peboling putri yang berhasil melaju yang selanjutnya bakal mengincar laga di babak empat besar. Laga sendiri bakal berlangsung Sabtu (23/11).

Berikut peboling yang lolos ke babak delapan besar : 
1. Kelly Kulick (USA) poin: 6725
2. Natasha Roslan (Malaysia) poin: 6719
3. Aumi Guerra (Republik Dominika) poin: 6514
4. Revecca Whiting (Australia) poin: 6495
5. Stephani Martins (Brazil) poin: 6468
6. Maria Korsel (Rusia) poin: 6417
7. Aunhee Jeon (Korea Selatan) poin: 6365
8. Karen Marcano (Venezuela) poin: 6351

Baca juga: Tim Indonesia termotivasi status tuan rumah kejuaraan dunia boling

Pewarta: Aziz Munajar
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora buka Kejuaran Dunia Boling di Jakabaring

Komentar