Liburan tak harus ke luar negeri, pilih "staycation" atau "vacation"?

Liburan tak harus ke luar negeri, pilih "staycation" atau "vacation"?

ilustrasi (Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Liburan akhir tahun sudah di depan mata, saatnya ambil jeda dari penatnya rutinitas kerja.

Tak harus vacation alias liburan ke luar kota atau luar negeri, liburan di dalam kota juga asyik untuk dicoba.

Apalagi, jika kita tak punya banyak waktu untuk cuti atau tak sabar menanti tanggal merah di kalender, liburan singkat di akhir pekan bisa jadi pilihan.

Konsep liburan di dalam kota yang disebut dengan staycation kini sedang tren di kalangan millenials.

Staycation berasal dari paduan kata stay (menetap atau tinggal) dan vacation (liburan) yang maknanya adalah liburan singkat tapi tetap di dalam kota.

Aneka kegiatan seru bisa dilakukan saat staycation, mulai dari sekedar menikmati kenyamanan menginap di hotel, vila atau apartemen dan menikmati segala fasilitas lengkap di dalamnya atau bersepeda keliling kota, piknik di taman, menikmati festival dan event, pergi ke museum, rekreasi di taman bermain, sampai pergi ke pantai di sekitar kota.

Sejumlah inspirasi staycation bisa diintip via Traveloka hotel, villa atau apartemen.

Berbagai pilihan aktivitas bisa dilakukan saat staycation, misalnya pesta di kolam renang, maraton film, memesan makanan dari luar, bermain board games (permainan manual), sampai pesta kostum.

Ada banyak kelebihan staycation di dalam kota dibanding vacation biasa.

Salah satu kelebihan dari staycation adalah penghematan bujet liburan, pasalnya kita tak butuh tiket pesawat atau sewa kendaraan.

Kelebihan lain, staycation lebih hemat waktu dibanding vacation yang biasanya memerlukan proses berkemas, proses ke bandara.

Staycation juga bisa dilakukan kapan saja tak perlu menunggu tanggal merah.

Yang paling penting, dengan staycation tubuh jadi lebih bugar dan segar karena bisa rileks dari rutinitas tanpa harus mengalami repotnya vacation, seperti perubahan cuaca atau zona waktu yang membuat tubuh gampang lelah.

Namun, jika Anda tetap ingin pergi menghabiskan libur akhir tahun ke luar negeri, Tokyo bisa menjadi pilihan yang asyik.

Ada tujuh alasan Tokyo menjadi tujuan wisata yang diminati, utamanya di akhir tahun seperti saat ini.

Pertama, Tokyo di akhir tahun menyuguhkan cuaca yang cerah dan udara segar meski sudah memasuki musim dingin.

Kedua, makanan musim dingin, seperti mi soba dingin atau semangkuk ramen bisa hangat bisa dinikmati.

Ketiga, Tokyo di akhir tahun cenderung lebih sepi mengingat sekolah-sekolah di sana libur hingga 23 Desember sehingga Anda bisa menikmati Tokyo dengan puas.

Keempat cahaya lampu. Jelang Natal, cahaya lampu warna-warni nan cantik menghiasi penjuru kota yang pasti akan jadi spot foto nan indah.

Kelima, setiap bulan Desember ada Malam Festival Chichibu di Prefektur Saitama, Tokyo yang menyajikan jajanan kaki lima dan kembang api.

Keenam, Tokyo menyuguhkan lanskap berhiaskan pohon-pohon musim gugur dengan dedaunan warna jingga nan cantik.

Ketujuh, mengunjungi Tokyo pada Desember berarti kesempatan bagi Anda untuk menikmati Kabuki.

Jadi, Anda tim mana, staycation atau vacation?

(Advertorial)

Baca juga: Tips "staycation" di hotel saat liburan

Baca juga: Pakai UANGKU untuk bayar semua transaksi di Traveloka

Baca juga: Destinasi wisata Golden Route Jepang masih jadi favorit turis Indonesia

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar