Kemarin, dolar palsu hingga kerugian Rp50 miliar bank DKI

Kemarin, dolar palsu hingga kerugian Rp50 miliar bank DKI

Sejumlah anak mengantre menukarkan kupon Jumat berkah di warung waralaba milik Dhea, Jumat (22/11/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Jumat (12/11) disiarkan Antara dan mungkin masih dapat dibaca kembali untuk informasi akhir pekan ini.

1. Terduga pembobol Bank DKI bertambah jadi 41 orang

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan awal perkara dugaan pembobolan ATM Bank DKI oleh 12 oknum anggota Satpol PP, namun ternyata jumlah terduga pelaku berkembang menjadi 41 orang.

"Hasil pemeriksaan awal ternyata berkembang menjadi 41 orang yang sudah melakukan tapi sampai sekarang belum ditahan, masih dilakukan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat.

Yusri mengatakan dari 41 orang yang telah dilakukan pemanggilan, baru 25 orang yang memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya.

Baca selengkapnya disini

2. Polres Jakarta Utara gagalkan penyebaran dolar Amerika palsu

Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Utara menggagalkan penyebaran uang palsu pecahan 100 dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak 2.200 lembar atau senilai 220.000 dolar AS.

"Kami menangkap lima pelaku masing-masing berinisial DS, JK, TH, DM dan ES," kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Polisi Budhi Herdi saat jumpa pers di Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Jumat.

Pengungkapan pelaku berdasarkan laporan masyarakat, jika ada oknum yang menjual dolar AS dengan harga murah sekitar Rp8 ribu per satu dolar. Sementara harga dolar di pasaran rata-rata Rp14 ribu per satu dolar.

Baca selengkapnya disini

3. Kerugian pembobolan ATM Bank DKI capai Rp50 miliar

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kerugian akibat pembobolan ATM Bank DKI mencapai Rp50 miliar atau naik dari perkiraan awal kerugian di angka Rp32 miliar.

"Kerugian sampai saat ini hasil audit dari bank sekitar Rp50 miliar," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat.

Yusri juga mengatakan jumlah terduga pelaku telah bertambah dari sebelumnya yang berjumlah 12 orang menjadi 41 orang.

Baca selengkapnya disini

4. Divonis HIV tak halangi Dhea berbagi di Jumat berkah

Divonis menderita HIV/AIDS tidak menghalangi Dhea (bukan nama sebenarnya) untuk berbagi dengan sesama, lewat usaha warung waralaba yang dikelolanya bersama rekannya menjalankan kegiatan Jumat berkah yakni berbagi kepada mereka yang kurang mampu.

Dhea (43) mengatakan warung waralaba tersebut sudah berjalan selama enam bulan, dan setiap hari Jumat selalu melakukan kegiatan Jumat berkah.

"Sedekah sambil promosi," kata Dhea saat ditemui di warung waralaba miliknya di bilangan Bukit Duri Selatan, Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat.

Baca selengkapnya disini

5. Tiga belas pelaku tawuran tewaskan remaja diamankan polisi

Subdit Resmob Polda Metro Jaya mengamankan 13 pelaku tawuran di Bekasi dan menyebabkan tewasnya seorang remaja berinisial ADS (15 ).

"Dua belas dari tiga belas pelaku ini yang diamankan petugas ini ternyata masih di bawah umur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di Polda Metro Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan aksi tawuran itu terjadi pada Minggu, 17 November 2019 sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca selengkapnya disini

Pewarta: Fauzi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar