Festival TIK bantu warga Babel dalam literasi digital

Festival TIK bantu warga Babel dalam literasi digital

Sekretaris Jenderal Kemenkominfo Niken Widiastuti (kiri) didampingi Ketua PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Melati Erzaldi Rosman menggunting pita tanda pembukaan Festival TIK 2019 di Pangkalpinang, Sabtu (23/11/2019). (ANTARA/Aprionis)

Pemerintah desa dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk membuat aplikasi, guna memudahkan pelayanan kepada masyarakat
Pangkalpinang (ANTARA) - Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Beliltung bermanfaat membatu masyarakat dalam literasi digital, kata Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti.

"Kita berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan pendampingan dan membantu masyarakat dalam literasi digital," kata dia usai membuka Festival TIK 2019 di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia menyebut saat ini perkembangan digital di Indonesia luar biasa.

Pengguna internet saat ini yang mencapai 170 juta orang, kata dia, harus membuat media itu betul-betul diterapkan untuk berbagai keperluan yang positif dalam meningkatkan sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

"Jangan sampai perkembangan internet yang pesat ini menjadi akses negatif, hoaks, paham-paham sesat, dan berita-berita negatif lainnya," ujarnya.

Baca juga: Menkominfo apresiasi kegiatan D`TIK Festival 2016

Menurut dia, penyelenggaraan festival itu dan keberadaan relawan TIK di daerah itu dapat membantu masyarakat menggunakan internet untuk hal-hal yang produktif, seperti berinteraksi, mempromosikan produk usaha menengah, kecil, dan mikro, kepariwisataan, dan makanan.

"Selama ini masyarakat, khususnya pelaku UMKM, belum paham betul dalam memanfaatkan TIK dalam berinteraksi dan mempromosikan produk atau hasil kerajinannya," katanya.

Ia berharap, kegiatan itu dapat membantu masyarakat luas dalam mengaplikasikan perkembangan teknologi dan membantu aparatur desa membuat aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan desa tersebut.

"Pemerintah desa dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk membuat aplikasi, guna memudahkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menyatakan mendukung perkembangan teknologi dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur TIK.

"Kita juga sudah memiliki relawan-relawan TIK ini dan salah satu programnya, mereka mendampingi pelaku UMKM sehingga mereka terus maju ke depannya," katanya.

Baca juga: Diskominfo DIY gelar Pagelaran Teknologi Informasi dan Komunikasi 2019
Baca juga: Teknologi Informasi dan Komunikasi penting untuk kecakapan abad 21
Baca juga: "DTIK Festival 2015" digelar di Taman Lumintang

Pewarta: Aprionis
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkominfo minta Netflix prioritaskan film Indonesia

Komentar