Rektor minta UI ubah 'mindset' agar lebih adaptif

Rektor minta UI ubah 'mindset' agar lebih adaptif

Gedung Rektorat Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. ANTARA/Feru Lantara/am.

Area pengembangan yang dapat terus dieksplorasi, yaitu pengelolaan universitas secara digital.
Depok (ANTARA) - Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Muhammad Anis di tengah konsolidasi yang terus berlangsung dalam penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi, mengingatkan agar sivitas akademika UI mengubah mindset (pola pikir) sehingga lebih adaptif menghadapi dinamika perubahan.

"Upaya pembangunan UI selama lima tahun terakhir menjadi fondasi untuk melompat lebih tinggi sekalipun beban untuk menembus jajaran lima besar perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara tidaklah mudah," kata Anis dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Anis meyakini kepanjangan UI bukan sekedar Universitas Indonesia melainkan pula "untuk Indonesia", sehingga keberadaan UI harus mampu berdampak dan berkontribusi seluas-luasnya terhadap kepentingan bangsa Indonesia.

Baca juga: UI kumpulkan pakar bahas Industri 4.0


"Area pengembangan yang dapat terus dieksplorasi, yaitu pengelolaan universitas secara digital; pengembangan riset dengan mengutamakan pendekatan interdisipliner, transdisipliner, dan multidisipliner sehingga dapat menyelesaikan masalah secara komprehensif," kata Anis yang akan mengakhiri jabatan Rektor UI pada 4 Desember 2019.

Ia mengatakan penguatan kerja sama dengan industri melalui sistem link and match; optimalisasi kolaborasi untuk meningkatkan potensi mahasiswa, misalnya melalui program ekstrakurikuler yang bertujuan menghasilkan produk inovatif.

Selain itu juga peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan  sesuai jabatan yang diemban; dan pengembangan infrastruktur untuk memberikan fasilitas berkarya bagi sivitas akademika UI.

Baca juga: Jumlah profesor di Indonesia perlu ditingkatkan


Dalam kapasitas sebagai PTNBH kata Anis, UI melakukan upaya peningkatan pendapatan di luar APBN, Total capaian pendapatan UI yang berasal dari berbagai penggalangan dana, donasi, dan sebagainya yang berasal dari masyarakat dari tahun 2015 hingga 2019 mencapai lebih dari Rp174 miliar, serta pendapatan khusus beasiswa yang berasal dari nonpemerintah mencapai lebih dari Rp51 miliar.

Hal tersebut berhasil diraih atas upaya UI melakukan penggalangan dana abadi yang berasal dari masyarakat pada periode lima tahun terakhir, seperti peluncuran platform Sahabat Makara, peluncuran Reksadana BNI AM Makara Investasi.

Ada juga penyisihan biaya wisuda, sharing fee kartu kredit BNI-UI, serta penggalangan dana lainnya yang bekerja sama dengan Iluni UI seperti acara BNI-UI Half Marathon dan turnamen Golf UI.


Baca juga: Rektor UI klaim semakin diakui dunia internasional
 

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres JK resmikan komunitas dan kampus sehat UI

Komentar