Sering tangani korban "Mak Erot", Tompi kritisi wacana Menkes Terawan

Sering tangani korban "Mak Erot", Tompi kritisi wacana Menkes Terawan

Penyanyi Tompi ditemui dalam syukuran film "Pretty Boys" 500 ribu penonton di Jakarta, Senin (30/9/2019) (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)

Kritik saya, masih jauh saya rasa. selama biaya kesehatan di sini masih tinggi, ya susah
Jakarta (ANTARA) - Beberapa waktu yang lalu Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengusulkan pengembangan wisata kesehatan di Indonesia, termasuk mengangkat sejumlah metode pengobatan tradisional Indonesia sebagai unggulan wisata kesehatan, contohnya seperti klinik kebugaran Mak Erot.

"Saya berharap itu bercanda. Karena kalau itu serius, berarti Beliau enggak tahu Mak Erot ngapain," kata Tompi saat berbincang di Jakarta, Senin.

Baca juga: Kemenparekraf dan Kemenkes sepakat kembangkan wisata kesehatan

"Karena kita sebagai dokter bedah plastik sering mendapatkan korban Mak Erot. Meskipun saya enggak tahu itu Mak Erot yang dimaksud sama atau tidak," tambah dia.

Menurut pelantun "Selalu Denganmu" tersebut, ide mengenai pengembangan wisata kesehatan yang diusulkan Terawan belum saatnya diterapkan.

"Bukan berarti salah, itu ide baik. Tapi pastinya akan melibatkan kementerian lain. Kritik saya, masih jauh saya rasa. selama biaya kesehatan di sini masih tinggi, ya susah," ujarnya.

Tompi menilai masih banyak masalah kesehatan lain yang seharusnya menjadi prioritas untuk diselesaikan oleh pemerintah.

"Urusin BPJS dulu aja. BPJS belum beres mau mikirin wisata,"kata dia.


Baca juga: Menteri Kesehatan intensifkan koordinasi dengan BPJS Kesehatan

Baca juga: Ketagihan jadi sutradara, Tompi siapkan tiga ide cerita

Baca juga: Beda pandangan Tompi dengan dokter bedah plastik Korea

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

'Kisah Romantis' Glenn Fredly di Stasiun MRT

Komentar