Hidup band gandeng Rian D'MASIV rilis mini album

Hidup band gandeng Rian D'MASIV rilis mini album

Hidup Band rilis mini album dengan menggandeng Rian D'MASIV sebagai produser. (HO)

Jakarta (ANTARA) - Hidup band yang mengusung genre noise pop merilis mini album perdana berjudul "Hidup Adalah" dengan menggandeng Rian D'MASIV sebagai produser.

Mini album dari band yang beranggotakan Zikra (Vokal), Deden (Gitar), Bewok (Bass), Moniq (Gitar) dan Devi (Drum), berisi lima buah lagu, yaitu "Terang", "Ruang Maaf", "Arah", "Selamat Tinggal Lagu Patah Hati", dan "Hidup".

“Mayoritas lagu di album ini memang ciptaan Zikra, ada juga yang ciptaan saya. Tapi teman-teman lain ikut menyempurnakan lirik yang kami buat. Dan untuk aransemen musik umumnya kami buat bersama,” ujar Deden dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

Rian D'MASIV mengakui bahwa band ini memiliki karakter yang kuat baik secara vokal, penulisan lirik dan aransemen musik. Selain itu, kualitas permainan setiap personilnya diatas panggung juga tergolong apik.

“Masing-masing personel di band ini sebenarnya sudah punya karakter tersendiri. Gue hanya mengarahkan dan menebalkan lagi apa yang sudah menjadi karakter mereka," ujar Rian D'MASIV.

Meski memainkan genre pop, namun Rian D'MASIV menganggap band ini memiliki permainan musik yang menarik dengan sentuhan noise pada suara gitar.

"Walaupun genre mereka pop, jadi tidak terdengar 'menye’ jadi tetep ada berisiknya. Gue rasa karakter ini yang buat band ini berbeda”, jelas Rian.

Melalui mini album ini, Hidup band ingin mengajak pendengar musiknya untuk memahami setiap proses yang terjadi dalam kehidupan.

"Jadi (mini album) ini bakal menginterpretasikan banyak perasaan yang mendengarkan. Harapannya, album ini bisa diterima pasar musik Indonesia karena kami mengerjakan album ini dengan aransemen musik yang enggak main-main dan dengan sepenuh hati," tutur Devi.

Baca juga: D'Masiv ajak Rizky Febian dan Anji tampil dalam "Love Concert"

Baca juga: Ketika indie menjadi arus utama, bagaimana dengan musik rock?

Baca juga: Histori Rock Indonesia, saat britpop lebih dikenal indies

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar