784 sarjana dan magister Universitas Bung Karno diwisuda

784 sarjana dan magister Universitas Bung Karno diwisuda

Prosesi wisuda di Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta, Rabu, (27/11/2019). (FOTO ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Ini merupakan bentuk pengabdian UBK kepada bangsa dan negara untuk turut serta melaksanakan amanat pembukaan UUD 1945 guna mencerdaskan kehidupan bangsa dan upaya membangun karakter bangsa
Jakarta (ANTARA) - Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta mewisuda sebanyak 784 sarjana dan magister pada wisuda program sarjana XVII/2019 serta wisuda perdana magister hukum yang dilaksanakan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu.

"Terdapat 778 wisudawan dan wisudawati dari program sarjana dan enam orang magister dari Program Pascasarjana Magister Hukum," kata Rektor Universitas Bung Karno Soenarjo Sardiatmaja saat menyampaikan sambutan pada kegiatan wisuda itu.

Untuk total wisudawan dan wisudawati dari program sarjana terdiri atas 281 sarjana dari Program Studi Ilmu Hukum, 108 sarjana dari Program Studi Ilmu Komunikasi, 18 sarjana dari Program Studi Ilmu Politik, 93 sarjana dari Program Studi Manajemen dan 97 sarjana dari Program Studi Akutansi.

Kemudian, sebanyak 22 sarjana dari Program Studi Teknik Sipil, 14 sarjana dari Program Teknik Arsitektur, 26 sarjana dari Program Studi Teknik Mesin, 29 sarjana dari Program Studi Teknik Elektro, 68 sarjana dari Program Studi Sistem Informasi serta 22 sarjana dari Program Studi Sistem Komputer.

Dalam wisuda yang mengambil tema "UBK Menyongsong Indonesia Emas 2045", Soenarjo Sardiatmaja menyampaikan melalui kegiatan wisuda tersebut telah mengantarkan para alumni UBK untuk memasuki medan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Selain itu juga termasuk pengabdian kepada kemanusiaan dengan landasan ilmu pengetahuan, dedikasi, loyalitas dan spiritualitas.

"Ini merupakan bentuk pengabdian UBK kepada bangsa dan negara untuk turut serta melaksanakan amanat pembukaan UUD 1945 guna mencerdaskan kehidupan bangsa dan upaya membangun karakter bangsa," kata dia.

Ia menyampaikan agar para lulusan UBK dapat benar-benar siap menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki fungsi dan peran serta dalam mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia dengan berbagai pembangunan karakter.

Tujuannya ialah menciptakan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera. Segala sesuatunya dapat dicapai dengan pemuda Indonesia yang berakhlak mulia, sehat, cerdas, tangguh, mandiri, profesional dan cinta Tanah Air.

"Inilah yang kami harapkan dari para lulusan, harus memiliki nilai-nilai yang mendasari perjuangan sehingga mampu memengaruhi perkembangan bangsa," kata dia.

Selain itu, juga termasuk mengantarkan pengaruh dan solusi dari sejumlah masalah besar bangsa di antaranya korupsi, turunnya keyakinan terhadap jati diri bangsa, Pancasila dan UUD 1945.

Ia mengatakan UBK ke depannya juga akan terus berperan aktif dan berpartisipasi dalam meningkatkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan untuk masyarakat demi kemajuan kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila.

Hal itu perlu dilakukan seiring dengan kemajuan zaman dan pesatnya ilmu pengetahuan serta teknologi dalam hubungan internasional yang sangat dinamis.

Belum lagi generasi muda perlu turut serta dalam terwujudnya perdamaian dunia yang abadi dan keadilan sosial bagi kemanusiaan dengan berpijak pada akar, tradisi maupun nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia, demikian Soenarjo Sardiatmaja.

Baca juga: UBK jajaki kerjasama dengan Universitas Malaysia

Baca juga: Mahasiswa UBK unjuk rasa tuntut implementasi Trisakti

Baca juga: UBK anugerahi Sondang Hutagalung gelar sarjana kehormatan

 

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tugas kampus dalam menyiapkan SDM unggul

Komentar