Langkah Waskita terapkan digitalisasi Industry 4.0 dinilai sudah tepat

Langkah Waskita terapkan digitalisasi Industry 4.0 dinilai sudah tepat

Konsep Industri 4.0. Seorang pria memegang gawai dengan piranti Augmented Reality untuk mengoperasikan robot di pabrik. (Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Langkah PT Waskita Karya (Persero) Tbk, yang mengedepankan pendekatan digitalisasi di setiap proses bisnis nya, dinilai sebagai langkah tepat dan sudah sesuai dengan perkembangan jaman. Ini merupakan wujud nyata bahwa BUMN terus seiring sejalan dengan visi misi Presiden Jokowi yang menginginkan ada kecepatan di BUMN. 

Seperti diketahui, dengan pendekatan teknologi Industri 4.0, pengerjaan proyek Waskita saat ini lebih cepat, akurat, dan efisien. Koordinasi di antara semua pihak yang terlibat dalam suatu proyek maupun tahap-tahap pembangunan akan dapat dilakukan secara efektif dan efisien sesuai kebutuhan. 

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi berpendapat, langkah Waskita menerapkan tenologi di segala lini sudah tepat. 

“Sekarang tidak ada sektor yang dapat bersembunyi dari perkembangan pemanfaatan digital. Termasuk dan apalagi BUMN,” tegas Heru. 

Dengan teknologi, kata Heru, maka proses kerja di BUMN diharapkan akan semakin baik dan efisien serta memberi manfaat nyata ke stakeholders. Heru menjelaskan, pemanfaatan teknologi bukan sekadar untuk perekrutan digitalisasinya, tapi bagaimana secara lebih luas membuat perusahaan lebih transparan dan efisien. 

“Dan tentunya memberikan peluang baru untuk berbisnis dan menjawab tantangan jaman. Bisnis tradisional terdisrupsi oleh bisnis baru yang berbasis digital dan mengadopsi teknologi baru seperti kecerdasan buatan, big data maupun internet of things,” ucapnya. 

Seperti dijelaskan oleh Director of Human Capital Management & System Development PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Hadjar Seti Adji, Waskita Karya telah mengaplikasikan penerapan teknologi teranyar di sektor konstruksi. 

Misalnya penggunaan HoloLens sebagai media koordinasi BIM model secara hologram, penggunaan UAV Drone sebagai alat ukur dan alat bantu untuk mendapatkan data topografi secara cepat atau sering disebut metode fotogrametri. 

Ia pun menegaskan, melalui penggunaan teknologi digital di berbagai proyek yang dikerjakan oleh Waskita, maka koordinasi di antara semua pihak yang terlibat dalam suatu proyek maupun tahap-tahap pembangunan akan dapat dilakukan lebih cepat, akurat, serta efektif dan efisien sesuai kebutuhan.

“Digitalisasi proses bisnis yang dilakukan perseroan adalah salah satu upaya manajemen menghadirkan The New Waskita, yang betul-betul siap menghadapi persaingan di tingkat nasional, regional, maupun global,” ungkap Hadjar Seti Adji.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres: Tenaga kerja terampil memajukan bangsa

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar